Kompas.com - 25/07/2017, 15:12 WIB
Penulis Deliusno
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com - Xiaomi menanggapi berita smartphone Redmi Note 4 yang meledak dan terbakar. Kejadian tersebut berlangsung di India beberapa waktu lalu. Xiaomi membenarkan kejadian tersebut dan telah melakukan investigasi.

Kasus itu kemudian langsung diselidiki. Kesimpulan yang didapat dari penyelidikan itu adalah, ditemukan kerusakan di perangkat charger (pengisi daya) buatan pihak ketiga.

"Meski demikian, Xiaomi telah bekerja dengan (gerai ponsel) Poorvika, toko di mana unit tersebut dibeli, dan mengganti unit yang rusak dengan unit Redmi Note 4 yang baru," ucap perwakilan Xiaomi dalam keterangan tertulis yang KompasTekno terima, Selasa (25/7/2017).

Dua kasus berbeda

Dalam kasus Xiaomi Redmi Note 4 yang terbakar, sebenarnya tersebar dua bukti. Bukti pertama memperlihatkan foto Xiaomi Redmi Note 4 setelah terbakar.

Bukti kedua adalah video rekaman CCTV yang diklaim diambil di Poorvika yang terletak di Bengaluru, India. Insiden terjadi pada 17 Juli 2017 lalu.

Dari video, bisa diketahui bahwa Xiaomi Redmi Note 4 meledak dan terbakar ketika penjaga toko mencoba memasukkan kartu SIM ke dalam ponsel. Semburan api tiba-tiba membara dan penjaga toko seketika melepaskan Redmi Note 4 dari genggamannya hingga jatuh.

Baca: Xiaomi Redmi Note 4 Meledak Terekam CCTV

Pihak Xiaomi menegaskan bahwa video rekaman CCTV yang beredar tersebut tidak ada kaitannya dengan Redmi Note 4 dalam kasus ini. Perangkat yang terbakar dalam video tersebut diklaim bukan produk bikinan Xiaomi.   

"Setelah penyelidikan menyeluruh, Xiaomi tidak dapat memvalidasi sumber video ini. Hal ini dikarenakan video tersebut tidak ada kaitannya dengan kasus ini, dan asalnya bukan dari toko Poorvika," kata Xiaomi.

"Tidak dapat dipastikan apakah kejadian yang digambarkan dalam video tersebut melibatkan perangkat Xiaomi," tutur Xiaomi.

Saat ini, Xiaomi tengah gencar mempromosikan perangkatnya di India. Dalam waktu berdekatan, Xiaomi bekerja sama dengan beberapa peritel offline di India. Ke depan, Xiaomi bahkan berencana membuka tiga Mi Home di Bengaluru untuk kemudian berekspansi di Delhi, Mumbai, Hyderabad, dan Chennai.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.