Dana Rp 4 Triliun dan Proyek Ambisius Google Berantas Hoaks

Kompas.com - 22/03/2018, 18:03 WIB
Ilustrasi hoaks atau berita palsu milindriIlustrasi hoaks atau berita palsu

KOMPAS.com - Google menjanjikan dana sebesar 300 juta dollar AS atau sekitar Rp 4 triliun untuk memberangus hoaks atau berita palsu dan mendukung jurnalisme yang dapat dipercaya.

Kampanye pemberantasan hoaks oleh Google ini, digaungkan di New York, AS, Selasa (20/3/2018) bernama "Google News Inisiative" (GNI).

GNI menjadi salah satu proyek ambisius Google untuk meningkatkan kualitas informasi yang disajikan ke pembaca, di saat Google sendiri tengah dirundung kritikan. Kritikan dialamatkan ke Google, yang dianggap sebagai tempat subur penyebaran hoaks dan berita keliru.

Terakhir, YouTube, yang juga dipayungi Google, sempat kebobolan konten video hoaks berisi teori konspirasi terkait kejadian penembakan di salah satu SMA di Florida Februari lalu.

Baca juga : YouTube Kebobolan, Video Hoaks Sempat Terpopuler

Google menyadari, bahwa antara berita benar dan berita keliru yang beredar secara online, semakin sulit dibedakan.

"Model bisnis di dunia jurnalisme terus berubah drastis. Revolusi teknologi yang cepat menjadi tantangan semua institusi, termasuk industri berita", jelas Chief of Business Officer Google, Philipp Schindler.

Fokus Google News Inisiative

GNI akan fokus pada tiga hal utama, yakni meningkatkan dan menguatkan kualitas jurnalisme, mengembangkan model bisnis untuk mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan, dan memberdayakan organisasi berita melalui inovasi teknologi.

Realisasi pertamanya, Google akan menciptakan Disinfo Lab, yang fokus melawan kekeliruan informasi serta informasi sumbang pada berita breaking news dan pemilu, yang bekerja sama dengan proyek Harvard University's First Draft.

Beberapa instansi lain turut digandeng, sebut saja Poynter Institute, Stanford University dan Local Media Association untuk mengembangkan MediaWise. MediaWise merupakan sebuah inisiasi yang bertujuan untuk menggenjot peliterasi muda.

Google.org, organisasi non-profit Google, telah menyumbang 10 juta dollar AS (sekitar Rp 137,6 miliar) untuk mengedukasi remaja di Amerika Serikat, untuk bisa mengidentifikasi berita kelilru.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X