Bos Amazon Donasi Rp 137 Triliun untuk Tanggulangi Perubahan Iklim

Kompas.com - 19/02/2020, 11:04 WIB
Pendiri dan CEO Amazon Jeff Bezos. SHUTTERSTOCK/Lev RadinPendiri dan CEO Amazon Jeff Bezos.

KOMPAS.com - Narasi topik permasalahan perubahan iklim terus digaungkan sejak beberapa tahun terakhir. Salah satu faktor perubahan iklim ekstrim yakni produksi jutaan ton karbon dioksida yang disumbangkan oleh para industri di dunia.

Amazon sebagai perusahaan teknologi terkemuka menyadari atas limbah karbon yang telah mereka ciptakan. Karena itu, Amazon bersikeras untuk membantu memperbaiki iklim yang mengancam ini.

CEO Amazon, Jeff Bezos berkomitmen untuk mendonasikan 10 miliar dollar AS atau setara Rp 137 triliun untuk membantu menanggulangi krisis perubahan iklim di dunia.

Bezos yang menjadi orang terkaya di dunia dengan harta mencapai lebih dari Rp 2.100 triliun itu mengatakan melalui akun Instagramnya bahwa dana itu akan digunakan untuk para peneliti, aktivis lingkungan dan Non-Goverment Organizations (NGO).

Bezos berencana akan mulai menyalurkan donasinya untuk memerangi perubahan iklim itu pada musim panas 2020, atau pertengahan tahun ini.

Baca juga: iPhone Bos Amazon Diretas via WhatsApp, Facebook Malah Salahkan Apple

"Iklim Bumi berubah lebih cepat dari yang diperkirakan oleh komunitas ilmiah lima tahun lalu. Prediksi itu buruk tetapi apa yang sebenarnya terjadi mengerikan," kata Bezos.

Berdasarkan laporan yang telah diterbitkan oleh Amazon, perusahaan mengungkapkan telah mengeluarkan 44,4 juta mentrik ton karbon dioksida pada tahun 2018. Jumlah itu setara dengan emisi yang terciptakan dari pembakaran 600.000 truk tanki bensin. 

Amazon menyadari bahwa dampak perusahaan terhadap lingkungan begitu besar dengan pusat data yang luas, yang mendukung komputasi awan dan jaringan global untuk pengiriman paket mereka.

" Perubahan iklim adalah ancaman terbesar bagi planet kita, saya ingin mengusahakan ini bersama-sama dan mengeksplorasi cara-cara baru untuk memerangi dampak buruk dari perubahan iklim di planet ini," lanjutnya. 

Usaha Bezos ini sejalan dengan ikrarnya dalam perjanjian iklim Paris. Amazon akan memenuhi tujuan perjanjian iklim Paris 10 tahun lebih cepat dari jadwal, dan menargetkan akan netral karbon pada 2040.

Sebagai bagian dari janji, Bezos mengatakan Amazon memesan 100.000 truk listrik untuk pengiriman barang, kepada perusahaan teknologi otomotif Rivian di Michigan yang telah diinvestasikan oleh Amazon.

Baca juga: Tri Tawarkan Paket KeepOn untuk Streaming Amazon Prime Video

Sebagaimana dihimpun KompasTekno dari NYtimes, Rabu (19/2/2020), Bezos membuat janji ini setelah banyak karyawan Amazon gelisah tentang perubahan iklim. Selama satu tahun, para pekerja menekan Amazon untuk lebih agresif dalam tujuan iklimnya.

Langkah agresif yang mereka lakukan yakni pemogokan dan berbicara di depan umum, tentang bagaimana harapan mereka atas sikap perusahaan, agar melakukan gerakan yang lebih baik.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber NYT
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X