Penjualan Galaxy S20 Lesu, Samsung Salahkan Virus Corona

Kompas.com - 02/03/2020, 14:43 WIB
Perbandingan dimensi Galaxy S20, S20 Plus dan S20 Ultra KOMPAS.com/YUDHA PRATOMOPerbandingan dimensi Galaxy S20, S20 Plus dan S20 Ultra

KOMPAS.com - Endemik virus corona yang kian meluas semakin melumpuhkan beberapa sektor industri. Industri teknologi menjadi salah satu korban dari persebaran virus Covid-19 ini.

Betapa tidak, selain membatalkan acara pameran teknologi tahunan terbesar Mobile World Congress di Barcelona akhir Februari lalu, Corona juga "menginfeksi" penjualan sejumlah pabrikan smartphone.

Samsung salah satunya. Vendor ponsel pintar asal Korea Selatan ini mengaku penjualan Galaxy S20 lesu karena wabah virus Corona.

Di kampung halamannya, Galaxy S20 hanya terjual 70.800 unit di hari pertama penjualan.

Jumlah ini hanya separuh dari penjualan Galaxy S10 pada tahun lalu. Kala itu, Galaxy S10 terjual 140.000 unit ketika keran penjualan pertama kali dibuka.

Angka tersebut semakin jauh jika dibandingkan dengan Galaxy Note 10 Plus yang terjual 220.000 unit di hari pertama penjualan pada Agustus lalu di Korea Selatan.

"Penjualan terdampak oleh berkurangnya diskon yang tajam untuk lini smartphone baru dan kunjungan gerai luring yang rendah karena ketakutan virus Corona," jelas salah satu perwakilan perusahaan telekomunikasi di Korea Selatan.

Tidak disebutkan apa nama perusahaan tersebut. Tapi kemungkinan, perusahaan telekomunikasi itu adalah salah satu mitra Samsung di Korea Selatan untuk melakukan penjualan Galaxy S20.

Kasus virus Corona di Negeri Gingseng pun semakin bertambah tiap harinya. Bahkan menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), Korea Selatan menjadi negara di luar China yang paling terdampak.

Baca juga: Antisipasi Corona, Calon Pembeli Bisa Coba Galaxy S20 dari Rumah

Dilaporkan BBC, hingga Senin (2/3/2020), ada 3.730 kasus tercatat, di mana 21 penderita meninggal dunia karena virus Covid-19.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X