Media Asing Soroti Kesulitan Siswa dan Guru di Indonesia Belajar Online

Kompas.com - 15/09/2020, 10:41 WIB
Demi Belajar Daring, Siswa Berburu Jaringan Internet ke Puncak Gunung dan Pepohon KOMPAS.COM/JUNAEDIDemi Belajar Daring, Siswa Berburu Jaringan Internet ke Puncak Gunung dan Pepohon

Dia pun harus mendongak selama kegiatan belajar mengajar daring berlangsung. Susah sinyal juga dialami beberapa siswa yang tinggal di Desa Pranten, Batang, Jawa Tengah. Salah satunya adalah Fika Nur Aini yang mengaku kesulitan mendapat sinyal untuk belajar daring.

Kendati demikian, beberapa guru juga masih tetap melakukan pelajaran tatap muka. Kepala sekolah salah satu SD di Pranten, Kumpul Edy Suwanto, mengatakan bahwa beberapa muridnya tidak memiliki ponsel pintar.

"Mereka yang tidak memiliki smartphone sering berkumpul dalam kelompok kecil untuk melihat layar smartphone bersamaan, dan itu sebenarnya melanggar protokol kesehatan," kata Suwanto kepada Arab News.

"Jadi kami meminta tolong kepada guru-guru untuk mengunjungi mereka untuk belajar di rumah," lanjut Suwanto.

Baca juga: Kuota Belajar Online 10 GB Rp 10, Bisa Zoom Meetings dan Google Meet Berapa Jam?

Suwanto juga mengatakan, tidak ada pengawasan saat belajar daring. Sebab, di daerahnya, orangtua atau wali murid kebanyakan bekerja sebagai petani yang pergi ke sawah sejak pagi buta.

Menurut Luhur Bima, peneliti senior dari Smeru Research Institute, kesenjangan mendapatkan hak pendidikan bukan baru terjadi saat pandemi menyerang.

"Bahkan tanpa pandemi pun, ada gap yang besar antara wilayah terpencil dan urban. Siswa belajar sangat sedikit saat waktu normal dan ketika pandemi, kegiatan belajar mengajar berhenti," kata Luhur.

Selain mengandalkan pelajaran secara daring, pemerintah pun memberikan alternatif dengan menayangkan acara pendidikan di saluran televisi TVRI setiap harinya.

Sinyal 4G belum merata

Dirangkum KompasTekno, New York Times menyoroti kesenjangan belajar daring di kala pandemi antara negara maju dan berkembang. Bagi negara maju, guru-guru berusaha untuk memberikan pengalaman belajar jarak jauh sebaik mungkin.

Baca juga: Cakupan 4G di Indonesia Kurang dari Setengah Keseluruhan Wilayah

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.