Tersandung Regulasi Anti-monopoli, Alibaba dan Tencent Didenda Rp 1 Miliar

Kompas.com - 17/12/2020, 08:00 WIB

Akibat kabar ini, saham Alibaba dan Tencent merosot 3 persen, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Straits Times, Kamis (17/12/2020). Pemerintah China mengatakan, Tencent dan Alibaba Group adalah perusahaan teknologi besar dan berpengaruh.

Dalam melakukan investasi dan akuisisi, mereka pasti memiliki tim legal khusus dan paham tentang regulasi yang mengatur merger dan akuisisi.

"Kegagalan mereka untuk aktif mengumumkan (merger atau akuisisi), berdampak cukup parah," kata regulator.

Di sisi lain, sikap pemerintah Beijing yang akan memperketat pengawasan terhadap perusahaan teknologi dikabarkan membuat khawatir perusahaan-perusahaan besar di China.

Baca juga: Grab Disebut Bakal Dapat Pendanaan Rp 44 Triliun dari Alibaba

Menurut Scott Yu, pengacara antitrust di Beijing, denda yang dijatuhkan pemerintah China kepada Tencent dan Alibaba Group adalah sebuah simbol yang penting.

"Pengumuman yang dibarengi dengan pengenalan pedoman antipakat yang dibuat bulan November lalu, adalah sinyal bahwa Beijing akan memberikan perhatian ketat terhadap status monopoli perusahaan internet China," jelas Yu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X