Kompas.com - 17/12/2020, 10:05 WIB

KOMPAS.com - Setelah sempat berubah demi meredam peredaran misinformasi di masa pemilu presiden Amerika Serikat,  Twitter akhirnya mengembalikan cara me-retweet twit seperti semula.

Pengguna Twitter kini bisa langsung me-retweet tanpa harus mengosongkan "quote tweet" (mengutip twit) lebih dulu. Twitter mengumumkan perubahan ini lewat akun resminya.

Baca juga: Mulai Hari Ini Pengguna Twitter Tak Bisa Retweet seperti Biasa, Ini Alasannya

"Kami ubah kembali. Sekarang Anda bisa memilih Retweet atay Quote Tweet, seperti yang Anda lakukan sebelumnya," tulis akun resmi Twitter, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Kamis (17/12/2020).


Dari pantauan KompasTekno, pengguna Twitter mobile sudah bisa menggunakan retweet dengan cara lama. Sementara Twitter untuk desktop atau web, masih harus "dipaksa" mengutip kicauan.

Fitur retweet kembali seperti semula. Twitter juga menyarankan pengguna untuk membaca artikel lebih dulu sebelum me-retweet.Kompas.com/Wahyunanda Kusuma Fitur retweet kembali seperti semula. Twitter juga menyarankan pengguna untuk membaca artikel lebih dulu sebelum me-retweet.
Sebelumnya, Twitter mengubah cara orang-orang melakukan retweet pada bulan Oktober lalu.
Perusahaan mikroblogging itu mengatakan bahwa perubahan retweet hanya sementara, menjelang pemilihan presiden Amerika Serikat 3 November lalu.

Dengan mengarahkan pengguna ke retweet with quote, Twitter berharap pengguna bisa mempertimbangkan dengan lebih bijak tentang apa yang akan mereka twit ulang atau justru mereka ingin menambah pandangan mereka sendiri terhadap suatu isu.

Baca juga: Seperti Vine, Periscope Akhirnya Ditutup Twitter

Namun harapan itu ternyata meleset. Dalam kicauan terbaru akun Twitter Support, Twitter mengakui bahwa penggunaan quote tweet meningkat.

"45 persen dari mereka (yang melakukan retweet) hanya menyertakan penegasan satu kata dan 70 persen di antaranya menulis kurang dari 25 karakter," tulis Twitter.

Meskipun "quote tweet" meningkat, tapi Twitter juga mencatat adanya penurunan keseluruhan retweet (baik retweet maupun quote tweet) sebesar 20 persen.

Twitter mengatakan akan terus fokus mengembangkan fitur agar penggunanya lebih bijak sebelum menyebarluaskan informasi. Termasuk saran "baca dulu sebelum retweet".

Pilpres AS sendiri kini sudah usai dengan ditetapkannya kemenangan Joe Biden dalam perolehan suara elektoral beberapa hari lalu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Twitter


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.