Layar Xiaomi Redmi Note 10 dan 10 Pro, AMOLED atau Super AMOLED?

Kompas.com - 31/03/2021, 15:55 WIB
Country Director Xiaomi Indonesia, Alvin Tse memaparkan layar Redmi Note 10 dalam sebuah acara peluncuran yang disiarkan secara live streaming, Selasa (30/3/2021). KOMPAS.com/Bill ClintenCountry Director Xiaomi Indonesia, Alvin Tse memaparkan layar Redmi Note 10 dalam sebuah acara peluncuran yang disiarkan secara live streaming, Selasa (30/3/2021).
Penulis Bill Clinten
|
Editor Oik Yusuf

KOMPAS.com - Xiaomi baru saja meluncurkan duo Redmi Note 10 dan Note 10 Pro di Indonesia, Selasa (30/3/2021) malam. Penerus Redmi Note 9 dan 9 Pro ini dibekali sejumlah peningkatan dibanding pendahulunya, seperti layar yang kini memakai panel Super AMOLED.

Namun, belakangan timbul kebingungan soal jenis layar kedua ponsel.

Sebab, dalam beberapa keterangan, pihak Xiaomi Indonesia mengatakan bahwa tipe panelnya adalah "AMOLED", bukan "Super AMOLED", misalnya informasi spesifikasi Redmi Note 10 dan 10 Pro di situs Mi.co.id.

Baca juga: Xiaomi Redmi Note 10 Punya Layar Super AMOLED

Keterangan tertulis yang diterima KompasTekno dari Xiaomi juga mencantumkan keterangan AMOLED tanpa embel-embel "Super". Country Director Xiaomi Indonesia Alvin Tse, yang menyebut "AMOLED" saat berbicara di panggung acara peluncuran.

Padahal, dalam kicauannya di Twitter untuk mempromosikan Redmi Note 10 dan Redmi Note 10 Pro, Alvin mengatakan bahwa kedua ponsel menggunakan tipe display panel Super AMOLED.

Video-video ulasan Redmi Note 10 dan Redmi Note 10 Pro dari YouTuber Indonesia yang sudah banyak bermunculan kebanyakan menyebut jenis layar kedua ponsel sebagai "Super AMOLED".

Namun, karena perbedaan keterangan dari Xiaomi, tak urung ada kebingungan yang muncul di kalangan konsumen. Seperti diungkapkan oleh YouTuber Putu Reza yang mengaku disalahkan oleh penonton videonya gara-gara permasalahan AMOLED dan Super AMOLED.

Perbedaan layar AMOLED dan Super AMOLED

Meskipun cara kerjanya identik karena sama-sama berbasis teknologi Organic Light Emitting Diode (OLED), AMOLED dan Super AMOLED memiliki perbedaan dalam hal strukur layar.

Super AMOLED yang awalnya merupakan istilah dari Samsung menggabungkan lapisan untuk input sentuhan (Touch Sensor Panel, TSP) menjadi satu dengan panel layar. Manfaatnya, layar Super AMOLED menjadi lebih cerah sekaligus lebih ramping dibandingkan AMOLED.

Baca juga: Sama-sama AMOLED, Ini Kelebihan Layar Redmi Note 10 Pro Dibanding Redmi Note 10

Menurut klaim Samsung, layar Super AMOLED memiliki tingkat kecerahan 20 persen lebih tinggi, konsumsi daya 20 persen lebih irit, dan memantulkan cahaya matahari 80 persen lebih sedikit dibandingkan AMOLED.

Ilustrasi perbedaan struktur layar LCD (kiri) yang membutuhkan backlight, layar AMOLED yang masih menggunakan Touch Sensor Panel terpisah, dan layar Super AMOLEDSamsung Ilustrasi perbedaan struktur layar LCD (kiri) yang membutuhkan backlight, layar AMOLED yang masih menggunakan Touch Sensor Panel terpisah, dan layar Super AMOLED

Tipe layar AMOLED dan Super AMOLED dulu umum ditemukan di ponsel-ponsel kelas menengah-atas, tapi kini sudah mulai banyak ditemukan di smartphone berharga lebih terjangkau, seperti seri Redmi Note 10.

Baca juga: Samsung Galaxy A52 dan A72 Dapat Warisan Fitur Kelas Atas Galaxy S21

Ternyata kata "Super" ketinggalan

KompasTekno mengkonfirmasi perihal "Super" atau tidaknya layar Redmi Note 10 ini ke pihak Xiaomi. Head of Public Relations Xiaomi Indonesia Stephanie Sicilia menerangkan bahwa jenis layar Redmi Note 10 dan 10 Pro sebenarnya adalah Super AMOLED.

Hanya saja, dalam keterangan tertulis yang disebar, terdapat kesalahan di mana kata "Super" tertinggal dan tidak dicantumkan, termasuk ketika Alvin melakukan presentasi.

"Kemarin missed 'Super'-nya, tetapi yang benar seharusnya Super AMOLED (bukan AMOLED)," jelas Stephanie dalam pesan singkat kepada KompasTekno, Rabu (31/3/2021).

Baca juga: Mengapa Redmi Note 10S dan Note 10 5G Tak Masuk Indonesia?

Hal senada juga tercantum di situs yang biasa memampang spesifikasi berbagai ponsel yang telah meluncur di pasaran, GSM Arena. Disebutkan bahwa Redmi Note 10 memang benar menggunakan panel Super AMOLED.

Namun, untuk Redmi Note 10 Pro, GSMArena mengatakan bahwa ada dua versi. Salah satu versi menggunakan tipe layar AMOLED. Kemudian, tipe lainnya yang ditujukan untuk pasaran India memakai layar Super AMOLED.

Dari keterangan Xiaomi di atas, agaknya versi Redmi Note 10 Pro yang dipasarkan di Indonesia identik dengan versi India, paling tidak dari layarnya.

Masih ragu? Mungkin nanti ada pihak seperti iFixit yang bakal membongkar kedua ponsel dan mengungkap tipe layarnya. Untuk sekarang, keterangan dari Xiaomi sudah jelas: Redmi Note 10 dan 10 Pro menggunakan layar Super AMOLED.

Baca juga: Keistimewaan Layar Trio Samsung Galaxy A32, A52, dan A72

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.