Gandeng Altimeter, Grab Bakal IPO di AS dengan Valuasi Capai Rp 580 Triliun

Kompas.com - 13/04/2021, 19:49 WIB
Ilustrasi Grab dan Altimeter. Grab.comIlustrasi Grab dan Altimeter.

KOMPAS.com - Salah satu perusahaan SuperApp terbesar di Asia Tenggara, Grab Holdings bakal melakukan penawaran saham perdana (initial public offering/IPO) di  bursa saham Amerika Serikat (AS), Nasdaq.

Demi meluluskan rencana tersebut, Grab mengumumkan akan melakukan merger dengan Altimeter Capital Markets, sebuah perusahaan akuisisi bertujuan khusus/cek kosong (SPAC) yang berbasis di AS.

Adapun transaksi Grab dan Altimeter bakal menghasilkan nilai ekuitas pro-forma sebesar 39,6 miliar dolar AS (sekitar Rp 580 triliun), dengan nilai private investment in public equity (PIPE) sebesar 4 miliar dolar AS (sekitar Rp 58,6 triliun).

Baca juga: Grab Disebut Bisa Mendapat Rp 28 Triliun dari IPO di AS

Kerja sama ini juga diprediksi bakal mendatangkan pendapatan sekitar 4,5 miliar dolar AS (sekitar Rp 65,9 triliun) untuk Grab.

"Kami sangat bangga bisa mewakili Asia Tenggara di pasar publik global. Ini adalah tonggak perjalanan kami untuk membuka akses bagi semua orang untuk mendapatkan manfaat dari ekonomi digital, " tulis Group CEO dan Co-founder Grab, Anthony Tan dalam sebuah pengumuman.

"Kami bangga Grab memilih Altimeter Capital Markets sebagai mitranya untuk IPO dan bahkan lebih bersemangat untuk menjadi pemilik jangka panjang dari perusahaan yang cukup besar ini," imbuh Founder dan CEO Altimeter, Brad Gerstner di pengumuman yang sama.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Grab.com, Selasa (13/4/2021), keputusan Grab untuk melantai di bursa saham AS didorong oleh performa bisnis yang prima di tahun lalu, meski diwarnai dengan pandemi Covid-19.

Baca juga: Pemilik Grab Toko Ditangkap

Kala itu, Grab mencatat pendapatan sekitar 12,5 miliar (sekitar Rp 183 triliun) sepanjang tahun 2020, meningkat dari tahun-tahun sebelumnya.

Grab sendiri kini berkembang menjadi salah satu perusahaan yang menawarkan berbagai layanan di berbagai segmen, mencakup ride-hailing, pesan antar makanan, pembayaran digital, dan lain sebagainya.

Rival Gojek yang telah beroperasi sejak 2012 tersebut kini telah beroperasi di Singapura, Malaysia, Kamboja, Myanmar, Filipina, Thailand, Vietnam, dan Indonesia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber grab
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.