Jeff Bezos Mulai Terbangkan Turis ke Luar Angkasa Pertengahan 2021

Kompas.com - 09/05/2021, 08:03 WIB
Bos Amazon, Jeff Bezos di depan roket New Shepard buatan Blue Origin Blue OriginBos Amazon, Jeff Bezos di depan roket New Shepard buatan Blue Origin

KOMPAS.com - Pendiri e-commerce Amazon, Jeff Bezos diketahui memiliki sederet perusahaan teknologi. Salah satunya perusahaan roket bernama Blue Origin.

Baru-baru ini, Bezos mengatakan bahwa perusahaan antariksanya itu akan membuka wisata luar angkasa sub-orbital perdananya pada 20 Juli mendatang.

Wisata luar angkasa itu nantinya akan menumpaki pesawat ruang angkasa yang telah terbang sebanyak 15 kali, New Shepard. Dalam sekali perjalanan, kapsul pesawat New Shepard mampu membawa enam orang turis.

Di dalam kapsul tersebut, nantinya enam turis itu akan terbang hingga 100 km di atas Bumi dan menghabiskan waktu setidaknya 10 menit di orbit.

Baca juga: Profil Jeff Bezos, Mantan Pelayan McDonalds yang Sukses Mendirikan Amazon

"Pemandangannya akan spektakuler," Direktur Penjualan Astronot Blue Origin, Ariane Cornell, mengatakan pada jumpa pers.

Memeriahkan tamasya luar angkasa  sub-orbit perdana ini, Blue Origin turut melelang satu kursi penumpang. Lelangnya dilakukan secara online di situs resmi perusahaan BlueOrigin.com, mulai 5 Mei lalu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pemenang lelang baru akan ditentukan pada 12 Juni mendatang melalui skema lelang langsung. Nantinya, dana hasil lelang akan disumbangkan ke yayasan milik Blue Origin, Club for the Future, yang mendorong pendidikan di bidang sains, teknologi, teknik dan matematika.

Ilustrasi roket Blue Origin.Mensxp Ilustrasi roket Blue Origin.
Setelah perjalanan perdana pada Juli nanti, Cornell mengungkapkan, Blue Origin telah dijadwalkan untuk membawa turis dalam beberapa perjalanan wisata sub-orbital lainnya, sebelum akhir tahun 2021.

Sayangnya, Cornell enggan membeberkan detail soal harga tiketnya. Selama beberapa tahun terakhir, Blue Origin memang merahasiakan soal banderol harga perjalanan wisata luar angkasa ini.

Baca juga: 15 Perusahaan Selain Amazon yang Dimiliki Jeff Bezos

Namun, pada 2018 silam, Reuters melaporkan bahwa Blue Origin dikabarkan mematok harga 200.000 dollar AS (sekitar Rp 2,8 triliun) untuk setiap turis yang ingin menikmati wisata luar angkasa tersebut.

Di samping itu, Cornell mengatakan bahwa perusahaan akan dengan senang hati meningkatan frekuensi wisata luar angkasa ini dan bahkan menambah lokasi peluncuran di luar Amerika Serikat. Tentunya nantinya bergantung dengan permintaan turis.

New Shepard rencananya akan meluncur di Texas, AS. Keberangkatannya bersama enam turis ke luar angkasa pada Juli nanti, manandai momen penting dalam era baru perjalanan ruang angkasa komersial, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Reuters, Minggu (9/5/2021).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.