Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Microsoft Teams Rilis Fitur Baru Serupa Zoom

Kompas.com - 19/05/2021, 12:09 WIB
Galuh Putri Riyanto,
Yudha Pratomo

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pada akhir April lalu, Zoom merilis "Immersive View", sebuah fitur yang memungkinkan pengguna merasakan pengalaman mirip rapat sungguhan di sebuah ruangan saat melakukan pertemuan virtual.

Tak ingin ketinggalan, aplikasi konferensi video yang menjadi bagian dari ekosistem Microsoft 365, Teams, kini juga mengadopsi fitur serupa. Microsoft Teams, merilis fitur baru bernama "Together mode".

Dari segi konsep, "Together mode" memiliki cara kerja yang sama dengan fitur "Immersive View" yang ada pada Zoom. Fitur ini mampu menyulap tampilan partisipan rapat virtual seolah tengah rapat di tempat sungguhan.

Baca juga: Dengan Immersive View, Rapat di Zoom Kini Bisa Terasa Lebih Nyata

Gambar latar virtualnya pun bisa diatur sesuai keinginan pengguna. Misalnya di kedai kopi, sehingga membuat peserta merasakan pengalaman mirip rapat sungguhan di kedai kopi.

Selain kedai kopi, ada juga pilihan latar virtual bernuansa ruang keluarga, ruang kelas, bahkan latar bertema bawah laut dan resor musim panas.

Tampilan partisipan menggunakan fitur baru Microsoft Teams, bernama Together mode.Microsoft Tampilan partisipan menggunakan fitur baru Microsoft Teams, bernama Together mode.
Microsoft mengungkapkan, fitur "Together mode" ini akan memberikan sensasi konferensi video seperti nyata dan dapat mengurangi kelelahan akibat melakukan video call.

"Fitur personal ini membantu Anda merasa seperti berada di ruang yang sama dengan keluarga dan teman Anda. Ini juga akan membuat panggilan Anda lebih menarik, menyenangkan, dan terhubung, bahkan saat Anda terpisah secara jarak," tulis Microsoft sebagaimana dihimpun dari laman resminya.

Perbedaan mendasar fitur baru "Together mode" di Teams dengan "Immersive View" di Zoom ialah soal kapasitas maksimal peserta yang dapat ditampilkan dalam satu latar virtual.

Fitur Immersive View di Zoom hanya bisa menampung maksimal 25 orang saja dalam satu latar virtual.

Sedangkan fitur "Together mode" baru bisa digunakan apabila rapat dihadiri oleh minimal 4 peserta. Untuk kapasitas maksimalnya, fitur "Together mode" dapat menampung jumlah partisipan mencapai 49 orang.

Baca juga: Ketika CEO Zoom Kelelahan Rapat Online Akibat Zoom Fatigue

Fitur  Together mode di Microsoft Teams dapat menampilkan maksimal 49 peserta dalam satu latar virtual.Microsoft Fitur Together mode di Microsoft Teams dapat menampilkan maksimal 49 peserta dalam satu latar virtual.
Fitur baru lainnya

Selain itu, Microsoft juga menggulirkan fitur live emoji dan GIF yang bisa digunakan untuk memberikan reaksi ketika konferensi sedang berlangsung.

Perbedaan lainnya antara Teams dan Zoom adalah, pengguna masih bisa mengakses dan melanjutkan percakapan di kolom chat, meski konferensi virtualnya telah berakhir.

Dengan demikian, ini akan memudahkan pengguna lainnya yang tak sempat mengikuti konferensi virtual, untuk mengejar ketinggalan bahasan dengan cara membaca obrolan ketika konferensi virtual berlangsung.

"Anda juga dapat melanjutkan percakapan di kolom chat itu, karena obrolan di Teams tidak berhenti, bahkan saat video call telah selesai," tulis Microsoft.

Kini pengguna Microsoft Teams juga dapat mengundang partisipan yang tidak menggunakan Teams untuk bergabung dalam konferensi virtual. Caranya, ialah dengan hanya membagikan tautan undangan konferensi virtual kepada orang yang diinginkan, mirip seperti Zoom.

Baca juga: Microsoft Siapkan Hadiah Rp 432 Juta untuk Penemu Celah Keamanan Teams

"Tautan video call di Teams dapat dibagikan dengan siapa saja — meskipun mereka tidak menggunakan Teams. Teman atau keluarga Anda dapat bergabung dalam rapat menggunakan perangkat apa pun (PC, Mac, iOS, dan Android) atau browser," tulis Microsoft.

Terakhir, pengguna Teams juga bisa mengundang orang lain ke dalam sebuah grup hanya bermodalkan nomor telepon saja. Meski orang tersebut tidak menggunakan Teams, hal ini tetap bisa dilakukan. 

Orang yang tidak menggunakan Teams tetapi masuk ke dalam grup Teams, tetap bisa menanggapi obrolan grup melalui SMS.

Kendati demikian untuk saat ini, fitur menanggapi obrolan grup Teams dari SMS baru tersedia untuk wilayah Amerika Serikat dan Kanada saja.

Sedangkan untuk fitur personal lainnya, seperti "Together mode", live emoji dan GIF, serta fitur kolom chat, sudah bisa digunakan oleh setiap penggunannya di seluruh dunia, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari XDA Developers, Rabu (19/5/2021).

"Fitur personal di Teams tersedia hari ini, secara gratis, untuk pengguna di seluruh dunia," tulis Microsoft.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com