Malah Bikin Boros, Jangan Pakai Cara Ini untuk Menghemat Baterai Android

Kompas.com - 24/06/2021, 12:31 WIB
Xiaomi Redmi 9T memiliki dimensi yang cukup tebal. Hal ini kemungkinan adalah konsekuensi dari baterai bongsor yang ada di dalamnya. KOMPAS.com/YUDHA PRATOMOXiaomi Redmi 9T memiliki dimensi yang cukup tebal. Hal ini kemungkinan adalah konsekuensi dari baterai bongsor yang ada di dalamnya.
|

KOMPAS.com — Sebagian pengguna Android menganggap bahwa membersihkan recent apps alias deretan aplikasi yang sedang dibuka atau aktif di background, bisa membantu menghemat baterai ponsel.

Apakah benar dan efektif cara menghemat baterai seperti di atas?

Recent apps merupakan daftar panjang aplikasi yang bisa diakses melalui tombol menu di ponsel Android. Aplikasi yang masuk ke dalam daftar tersebut sering kali dianggap masih bekerja.

Padahal sebenarnya, aplikasi di recent apps berada dalam kondisi berhenti (idle) dan disimpan dalam memori (cache) ponsel. Tujuannya agar aplikasi yang pernah dibuka sebelumnya itu bisa dimuat lebih cepat saat dibuka kembali.

Karena itu, menghapus recent apps di ponsel Android justru akan membuat baterai ponsel bekerja lebih keras dan cepat habis.

Baterai pun akan bekerja lebih keras dan cepat habis terlebih jika aplikasi yang dihapus tergolong berat. Sebab, sistem akan membuka aplikasi dari nol dan membutuhkan lebih banyak daya ketimbang menyalakan ulang atau mengakses memori yang disimpan.

Baca juga: 4 Kebiasaan Buruk yang Bikin Rusak Baterai Smartphone

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jika ingin menghemat baterai Android, sebaiknya tidak menggunakan metode menghapus recent apps seperti di atas.

Ada dua cara penghematan baterai yang lebih efektif, yaitu mengurangi notifikasi dan membatasi pemakaian data. Dilansir KompasTekno dari Cnet, dua cara tersebut cenderung lebih efektif untuk mengurangi konsumsi daya baterai.

Untuk mengurangi notifikasi, non-aktifkan aplikasi-aplikasi yang sering mengirimkan notifikasi. Aplikasi tertentu, seperti media sosial, biasanya memberikan pilihan untuk mengatur agar notifikasi dikirimkan dalam interval waktu lebih lama.

Cara ini bisa membantu menghemat baterai karena mengurangi aktivitas sinkronisasi yang dilakukan di latar belakang sistem (background).

Baca juga: Cara Menghemat Kuota Internet saat Menggunakan Zoom

Sementara itu, untuk membatasi pemakaian data, buka panel yang berisi tabel konsumsi data di perangkat Android. Dari panel tersebut, pengguna bisa melihat aplikasi yang paling banyak memakan data.

Pilih aplikasi tersebut kemudian batasi atau hapus izin pemakaian data di background. Cara demikian akan melarang aplikasi untuk memakai koneksi internet secara otomatis. Baterai pun bisa menjadi lebih hemat.

Baca juga: Begini Cara Hemat Kuota saat Nonton YouTube



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X