Kompas.com - 24/01/2022, 13:45 WIB

 

KOMPAS.com - Papan ketik alias keyboard memiliki aneka macam jenis. Ada jenis keyboard berdasarkan konektornya, ada pula yang dikategori berdasarkan susunan hurufnya.

Jenis keyboard paling umum saat ini adalah "QWERTY", yang lazim disematkan di perangkat PC maupun smartphone. Disebut demikian, lantaran huruf "Q-W-E-R-T-Y" tersusun di ujung kiri atas papan ketik, tepat di bawah tuts angka.

Ada pula keyboard Dvorak yang susunannya dimulai dari huruf vokal. Namun ada pula keyboard yang memiliki susunan huruf cukup "nyeleneh". Untuk lebih jelasnya, berikut jenis-jenis keyboard berdasarkan susunan hurufnya.

Baca juga: 5 Cara Membersihkan Keyboard Laptop dengan Mudah

Keyboard QWERTY

Ilustrasi keyboard QWERTY.KOMPAS.com/Bill Clinten Ilustrasi keyboard QWERTY.

Keyboard QWERTY merupakan keyboard yang paling umum digunakan saat ini. Bahkan, mayoritas PC atau laptop menggunakan susunan tata letak huruf QWERTY.

Menurut sejarahnya, sebelum tersusun seperti sekarang ini, huruf disusun secara alfabetis. Namun, susunan huruf tersebut justru membuat keyboard macet dan membuat proses pengetikan tidak efisien.

Barulah kemudian susunannya dirombak dan huruf awal dari sisi kiri menjadi "Q-W-E-R-T-Y" yang akhirnya dipantenkan pada tahun 1868. Christoper Sholes, sang penemu keyboard QWERTY, mengeklaim bahwa tata letak huruf QWERTY akan mengurangi tingkat kerusakan mesin tik.

Baca juga: Mengapa Susunan Keyboard QWERTY? Ini Sejarahnya

Keyboad Dvorak

Keyboard DVORAK.Ubuy Keyboard DVORAK.

Keyboard Dvorak merupakan keyboard yang diciptakan oleh August Dvorak. Keyboard jenis ini diperkenalkan 60 tahun setelah keyboard QWERTY. Dvorak mengeklaim bahwa keyboard Dvorak mampu menghasilkan proses pengetikan 10-15 persen lebih efisien.

Namun, kepopulerannya tak sebanding dengan keyboard QWERTY. Adapun susunan hurufnya yaitu "A-O-E-U-I-O" yang diletakkan baris kedua (tengah) keyboard.

Keyboard Ergonomis

Keyboard ergonomis.Amazon Keyboard ergonomis.

Keyboard ergonomis memiliki susunan tombol yang konvensional. Letak tombol-tombolnya didesain sedemikian rupa agar memiliki posisi natural jari tangan manusia saat mengetik. Rancangan keyboard ergonomis juga memiliki desain yang berbeda-beda tergantung pada pabriknya.

Ada yang menyusun deretan tombol mejadi tidak lurus, ada pula yang membagi kelompok tombol menjadi dua bagian yang terpisah secara fisik (split).

Bagaimana pun bentuknya, keyboard ergonomis yang baik biasanya menyertakan wrist rest (bantalan pergelangan tangan) sebagai tempat bertumpu pergelangan tangan untuk mengurangi kelelahan saat mengetik.

Baca juga: Mengenal Jenis Keyboard Berdasarkan Tipe Konektor dan Susunan Hurufnya

Keyboard Gaming

Keyboard gaming yang dilengkapi dengan tombol macro.Digit Keyboard gaming yang dilengkapi dengan tombol macro.

Jenis keyboard ini cukup familiar oleh para gamers, keyboard gaming adalah keyboard yang dirancang khusus dengan dilengkapi beberapa tombol makro tambahan yang diletakkan di salah satu sisi keyboard.

Seperti ilustrasi di atasm tombol makro tambahan itu adalah tombol "G1-G5". Biasanya, tombol tersebut berguna untuk memudahkan pengguna untuk mengaktifkan skill dalam game.

Jadi, gamer tidak perlu repot menekan kombinasi tombol di saat bersamaan, cukup tekan tombol makro saja.

Keyboard ini biasanya juga dilengkapi dengan lampu backlight yang berfungsi untuk memperjelas tombol dan menambah nilai estetika keyboard.

Keyboard Multimedia


Berbeda dengan keyboard lain, keyboard multimedia biasanya memiliki beragam tombol tambahan yang berfungsi untuk menjalankan multimedia seperti tombol mute untuk mematikan speaker dan kendali playback seperti play/pause,next/previous track dan pengaturan volume.

Keyboard multimedia juga dilengkapi dengan tombol-tombol pintasan khusus untuk menjalankan aplikasi di komputer, seperti browser atau media player.

Baca juga: Bukan Urutan Alfabet, Ini Alasan Keyboard Pakai Susunan QWERTY

Keyboard Vertikal

Keyboard vertikal.YouTube/Chyrosran22 Keyboard vertikal.

Ini dia, keyboard yang memiliki bentuk papan ketik cukup "nyeleneh". Keyboard ini sebenarnya masuk dalam kategori keyboard ergonomis karena memiliki bentuk yang memposisikan jari penggunanya agar nyaman.

Keyboard vertikal memiliki susunan huruf dalam dua bagian di kiri dan kanan yang diposisikan berdiri, alih-alih sejajar dengan meja.

Dibentuk demikian dengan tujuan agar telapak tangan pengguna bisa mengetik dalam posisi vertikal, bukan horisontal seperti pada umumnya. Mengetik dengan posisi vertikal diklaim bisa mengurangi kelelahan di tangan.

Namun, karena bentuknya tidak lazim, kemungkinan cukup jarang pula orang yang mengetik dengan posisi vertikal. Jikapun ada, agaknya pengguna perlu beradaptasi dengan susunan huruf keyboard seperti itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.