Facebook Setop Layanan Podcast Bulan Depan

Kompas.com - 09/05/2022, 09:03 WIB

KOMPAS.com - Tahun 2021 boleh dibilang menjadi tahunnya konten audio digital. Ini ditandai dengan melejitnya popularitas aplikasi berbasis audio, seperti Spotify Podcast, Clubhouse, dan Twitter Space.

Tak ayal, raksasa jejaring sosial Facebook pun tak mau ketinggalan, sehingga meluncurkan tiga fitur berbasis audio di dalam platform miliknya sepanjang 2021, untuk menyaingi Clubhouse. Ketiga fitur itu adalah Podcast, Soundbites, dan Live Audio Rooms.

Namun, menuju pertengahan tahun 2022 ini, outlet media Bloomberg melaporkan bahwa minat Meta Platform Inc. (induk Facebook) terhadap bisnis berbasis audio dilaporkan telah memudar.

Fitur Podcast di aplikasi FacebookFacebook Newsroom Fitur Podcast di aplikasi Facebook
Alhasil, Meta memutuskan untuk menyetop dan menutup seluruh fitur berbasis audio yang tersedia di jejaring sosialnya dalam waktu dekat.

Baca juga: Spotify Permudah Pengguna Cari Lagu dan Podcast

Menurut laporan Bloomberg, layanan Podcast di Facebook sendiri bakal disetop mulai 3 Juni 2022. Ini artinya, fitur Podcast Facebook belum genap berumur satu tahun ketika resmi ditutup pada awal Juni nanti.

Facebook sendiri baru meluncurkan layanan Podcast di platformnya pada 22 Juni 2021.

Meski baru ditutup bulan depan, Bloomberg melaporkan bahwa pengguna sudah tidak bisa menambahkan konten Podcast ke Facebook mulai minggu pertama Mei 2022 ini.

Podcast sendiri merupakan layanan berupa rekaman audio serupa siaran radio yang biasanya menyajikan pembahasan suatu topik oleh satu orang atau lebih. Formatnya biasanya audio digital.

Soundbites dan Live Audio Rooms juga ditutup

Selain Podcast, Facebook juga memiliki fitur berbasis audio Soundbites dan Live Audio Rooms. Senasib dengan Podcast, layanan Soundbites juga akan dihentikan dalam beberapa minggu mendatang.

Fitur Soundbites di aplikasi FacebookFacebook Newsroom Fitur Soundbites di aplikasi Facebook
Fitur Soundbites sebetulnya mirip seperti Stories. Hanya saja, yang ditampilkan bukanlah berupa video, melainkan hanya suara yang dikemas layaknya klip audio berdurasi singkat.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Bloomberg
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.