Kompas.com - 12/11/2022, 08:00 WIB

KOMPAS.com - Twitter kembali ditinggal oleh sejumlah petingginya. Setelah Sarah Personette (Chief Consumer Officer) dan Dalana Brand (Chief of People and Diversity), kini lima petinggi lagi dikabarkan telah mundur dari Twitter.

Yang pertama adalah Lea Kissner, yang sebelumnya menjabat Chief Information Security Officer Twitter. Kabar pengunduran diri (resign) Lea disampaikan langsung oleh dia sendiri melalui akun Twitter-nya dengan handle @LeaKissner.

Lea tidak menjelaskan alasan mengapa ia mengundurkan diri. Namun, ia menyebut bahwa Twitter merupakan tempat kerja yang cukup asyik.

Baca juga: Isi Surat Pertama Elon Musk ke Karyawan Twitter, Beri Peringatan dan Permintaan

"Saya senang telah memiliki kesempatan untuk bekerja dengan orang-orang yang hebat, dan saya sangat bangga dengan privasi, keamanan, dan tim IT, dan pekerjaan yang telah kami lakukan di Twitter," ujar Lea.

Selain Lea, pejabat Twitter lain yang juga dikabarkan telah resign adalah Damien Kieran (Chief Privacy Officer) dan Marianne Fogarty (Chief Compliance Office).

Ada pula Yoel Roth (Head of Moderation and Safety) dan Robin Wheeler (VP U.S. Client Solutions) yang juga disebut telah mengirimkan surat pengunduran diri dari Twitter baru-baru ini.

Setelah Elon Musk memimpin

Tidak disebutkan mengapa para petinggi Twitter ini, yang berasal dari tim privasi dan keamanan Twitter, ramai-ramai resign dari perusahaan mereka bekerja.

Namun, hal ini boleh jadi ada hubungannya dengan masuknya Elon Musk ke Twitter, pasca transaksi pembelian media sosial tersebut, yang bernilai 44 miliar dolar AS (sekitar Rp 634 triliun), rampung beberapa waktu lalu.

Di samping itu, keputusan resign ini mungkin juga dipicu oleh kebijakan baru yang dibuat Musk, salah satunya adalah strategi Musk yang konon lebih memprioritaskan fitur monetisasi Twitter dibanding hal lainnya.

Baca juga: Perusahaan Teknologi yang PHK Karyawan Sebulan Terakhir, dari Indonesia hingga Silicon Valley

Padahal, Komisi Perdagangan Federal AS (FTC) saat ini tengah memantau Twitter terkait persoalan privasi dan keamanan pengguna, sehingga para petinggi di divisi privasi dan keamanan di Twitter mungkin merasa tak diperhatikan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kami Bawa Samsung Galaxy Z Flip 4 ke Festival Musik HITC Jakarta 2022, Ini Rasanya

Kami Bawa Samsung Galaxy Z Flip 4 ke Festival Musik HITC Jakarta 2022, Ini Rasanya

Gadget
Telkomsel Rilis Paket 'Bundling' Langganan Kompas.id, Harga Rp 55.000

Telkomsel Rilis Paket "Bundling" Langganan Kompas.id, Harga Rp 55.000

Gadget
Instagram Reels dan Stories Fitur yang Digemari Gen Z di Indonesia

Instagram Reels dan Stories Fitur yang Digemari Gen Z di Indonesia

Internet
Cara Pantau Kondisi Terkini Erupsi Gunung Semeru lewat Google Maps

Cara Pantau Kondisi Terkini Erupsi Gunung Semeru lewat Google Maps

Software
Pura-pura Hamil, Wanita Selundupkan 200 Prosesor Intel dan iPhone

Pura-pura Hamil, Wanita Selundupkan 200 Prosesor Intel dan iPhone

e-Business
Internet 5G Vs 4G di Indonesia, Segini Beda Kecepatannya

Internet 5G Vs 4G di Indonesia, Segini Beda Kecepatannya

Internet
Karyawan Induk Facebook yang Di-PHK Protes Tak Dapat Pesangon Sesuai Janji

Karyawan Induk Facebook yang Di-PHK Protes Tak Dapat Pesangon Sesuai Janji

e-Business
YouTube Klaim Sumbang Rp 7,5 Triliun untuk PDB Indonesia

YouTube Klaim Sumbang Rp 7,5 Triliun untuk PDB Indonesia

e-Business
[POPULER TEKNO] 'Rahasia' Bola Piala Dunia 2022 | Fitur Avatar WhatsApp Resmi | Ada yang Beda dari Tampilan Grup WhatsApp

[POPULER TEKNO] "Rahasia" Bola Piala Dunia 2022 | Fitur Avatar WhatsApp Resmi | Ada yang Beda dari Tampilan Grup WhatsApp

Internet
3 Cara Mengatur Spasi di Microsoft Word Agar Dukumen Lebih Rapi

3 Cara Mengatur Spasi di Microsoft Word Agar Dukumen Lebih Rapi

Software
2 Cara Membuat Stiker WA di HP dan PC

2 Cara Membuat Stiker WA di HP dan PC

Software
'Goblin Mode' Jadi Kata Pilihan Oxford 2022, Apa Artinya?

"Goblin Mode" Jadi Kata Pilihan Oxford 2022, Apa Artinya?

Internet
VIDEO: Hands-on Galaxy A04e dan A04, Duo HP Samsung Harga Sejutaan

VIDEO: Hands-on Galaxy A04e dan A04, Duo HP Samsung Harga Sejutaan

Gadget
Fitur Komunikasi Satelit iPhone 14 Selamatkan Nyawa Orang Tersesat di Lokasi Terpencil

Fitur Komunikasi Satelit iPhone 14 Selamatkan Nyawa Orang Tersesat di Lokasi Terpencil

Software
Google Suntik Dana Rp 18,7 Miliar ke CekFakta untuk Perangi Misinformasi Jelang Pemilu 2024

Google Suntik Dana Rp 18,7 Miliar ke CekFakta untuk Perangi Misinformasi Jelang Pemilu 2024

e-Business
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.