Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Waspada Penipuan Catut Nama Shopee, Modus lewat Grup WhatsApp

Kompas.com - 20/01/2023, 14:16 WIB

KOMPAS.com - Kasus penipuan online yang mengatasnamakan sejumlah marketplace, salah satunya Shopee, sedang marak terjadi.

Modus penipuan ini dimulai dari pelaku kejahatan yang mengundang korban secara acak ke sebuah grup WhatsaApp. Selanjutnya, korban akan diinformasikan bahwa grup tersebut dibuat guna merayakan event atau acara tertentu yang sedang diselenggarakan oleh Shopee.

Admin yang berkedok sebagai pengurus Shopee tersebut bakal menjelaskan bahwa grup akan menjadi wadah “bagi-bagi hadiah” kepada seluruh peserta. Hadiah berupa komisi itu bisa didapatkan ketika peserta menjalankan beberapa misi.

Baca juga: Sea PHK 7.000 Karyawan dalam 6 Bulan, Shopee Paling Terdampak

Sebelum mulai menjalankan misi, setiap peserta harus mengisi beberapa data diri, seperti nama, alamat, hingga nomor rekening. Dari sana, admin akan membagikan misi pertama.

Misi tersebut meminta pengguna untuk mengeklik tautan barang yang dijual di Shopee. Nah, korban hanya perlu memasukkan barang dari tautan yang diklik ke keranjang. Tidak perlu melakukan pembelian alias check out barang.

Admin hanya meminta setiap peserta untuk melakukan tangkapan layar (screenshot) dari barang yang sudah dimasukkan keranjang. Setelah itu, hasil foto akan dikirim melalui ke admin secara personal.

Nantinya, pihak admin bakal menghitung dan memberi catatan berapa harga dari misi yang sudah dilakukan. Misalnya, harga komisi dari misi pertama senilai Rp 20.000-Rp 25.000. Semakin banyak misi yang dilakukan, semakin banyak juga jumlah komisi yang didapatkan.

Setelah itu, pelaku bakal mengirimkan sejumlah uang komisi sesuai dengan kesepakatan di awal, guna membuat korban lengah dan percaya bahwa transaksi tersebut dapat dipercaya. Proses transaksi akan terus berjalan sampai semua misi diselesaikan.

Baca juga: Jangan Asal Klik, Ini Ciri-ciri Link Phising atau Penipuan yang Bisa Curi Data Pengguna

Dari pantauan KompasTekno di Twitter, sebuah akun menfess dengan handle @sbyfess, menggungah twit beserta screenshot chat di grup penipuan tersebut. Gambar tersebut menunjukkan sebuah pesan bahwa cara untuk mendapatkan komisi adalah melakukan screenshot barang di dalam keranjang, serupa dengan yang disebut di atas.

Bahkan pengguna juga dijanjikan bakal mendapat Rp 700.000 jika berhasil menyelesaikan misi yang ada.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.