Netizen Indonesia Tak Usah Ikut-ikutan Bikin Konten TikTok Seperti Ini

Kompas.com - 19/02/2020, 17:29 WIB

Dengan mulut penuh sereal dan susu, peluang tersedak bisa terjadi. Sereal yang diambil dari dalam mulut orang lain pun juga dipertanyakan kehigienisannya.

Pedoman TikTok

Di pedoman komunitas TikTok telah disebutkan bahwa tidak diperbolehkan adanya konten yang "terlalu mengerikan atau mengejutkan, terutama yang mempromosikan atau mengutamakan kekerasan atau penderitaan yang hina".

Dirangkum KompasTekno dari New York Post, Rabu (19/2/2020), perwakilan TikTok menegaskan hal tersebut. Mereka juga mengimbau pengguna untuk melaporkan konten yang dianggap menyalahi aturan atau membahayakan.

"Keselamatan dan kesejahteraan pengguna adalah prioritas kami. Jelas di pedoman komunitas kami, tidak diperbolehkan adanya konten yang mendorong, mempromosikan, atau mengagungkan tantangan berbahaya yang mengakibatkan cidera, dan kami akan menghapus konten yang melanggar ketentuan tersebut," jelas TikTok.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.