Inilah 3 Merek Smartphone yang Paling Sering Dipalsukan di China

Kompas.com - 16/04/2020, 19:04 WIB
ilustrasi smartphone theverge.comilustrasi smartphone

KOMPAS.com - Aplikasi benchmark asal China, Master Lu, baru saja merilis daftar smartphone yang paling sering dipalsukan di China pada kuartal pertama tahun 2020 ini.

Master Lu mengungkapkan bahwa dari sembilan merek smartphone, terdapat tiga merek ponsel yang paling sering dipalsukan di China. Ketiga merek tersebut adalah Samsung, Apple, dan Xiaomi.

Menurut pihak Master Lu, ada sebanyak 1.295.457 unit ponsel yang diperiksa keasliannya selama kuartal pertama (Q1) 2020. Hasilnya, ada sebanyak 7.931 unit ponsel yang dinyatakan sebagai barang palsu atau tiruan.

Daftar urutan ponsel yang sering dipalsukan di China versi Master Lugizmochina.com Daftar urutan ponsel yang sering dipalsukan di China versi Master Lu

Lima model ponsel teratas yang paling sering menjadi tiruan adalah Samsung W2019, iPhone X, iPhone 8, iPhone XS Max, dan Xiaomi Mi Max 3.

Baca juga: IDC: Pasokan Smartphone di Indonesia Bakal Turun dan Harga Naik

Samsung W2019 menjadi ponsel yang paling sering dipalsukan. Master Lu mendeteksi, ponsel ini telah dipalsukan sebanyak 489 kali dari total keseluruhan sampel.

Samsung W2019 merupakan ponsel dengan model clamshell atau ponsel lipat yang diluncurkan Samsung pada tahun 2018 lalu. Ponsel lipat ini dirilis untuk menyasar segmen kelas atas.

Kemudian disusul iPhone X yang terdeteksi sebanyak 246 kali dipalsukan, Selanjutnya yaitu model iPhone 8 dengan total 213 kali, iPhone XS Max 172 kali, dan yang terakhir Xiaomi Mi Max 3 sebanyak 127 kali dipalsukan.

Perlu diketahui bahwa Xiaomi Mi Max 3 merupakan satu-satunya model ponsel kelas menengah di urutan 5 teratas dari daftar tersebut.

Dihimpun KompasTekno dari Gizmochina, Kamis (16/4/2020), aplikasi benchmark Master Lu dapat mendeteksi sejumlah rincian informasi yang tidak dapat dibaca dari menu "tentang ponsel". 

Baca juga: Pengiriman Smartphone Global Alami Penurunan Terbesar Sepanjang Sejarah

Informasi itulah yang kemudian dijadikan acuan untuk melihat apakah ponsel tersebut asli atau tiruan.

Master Lu juga menemukan bahwa ponsel- ponsel palsu tersebut banyak diedarkan di wilayah Guangdong, Shandong, Henan, Hebei, Sichuan, Jiangsu, Hunan, Zhejiang, Jiangxi, dan Guangxi.



Sumber Gizmochina
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X