Kompas.com - 10/09/2020, 15:43 WIB

KOMPAS.com -Pertengahan tahun ini, Huawei sempat meraja dengan mengalahkan Samsung sebagai pabrikan smartphone terbesar di dunia, menurut versi firma riset pasar Canalys. Namun, kejayaan itu mungkin tak berlangsung lama.

Bahkan, vendor asal China tersebut boleh jadi bakal menyusul nasib Nokia, sang mantan raja ponsel yang kalah bersaing dengan para pemain lain. Sebab, ada laporan yang menyebutkan bahwa Huawei hanya berencana memproduksi 50 juta unit smartphone pada 2021.

Angka yang kabarnya diinformasikan oleh Huawei kepada para sub-kontraktor di Korea Selatan itu berbeda jauh dari 2019, saat Huawei mengirimkan 240 juta unit smartphone. Pada 2020 pun, angka pengiriman smartphone Huawei diperkirakan 190 juta unit.

Baca juga: Kalahkan Samsung, Huawei Kini Vendor Ponsel Nomor 1 Dunia

Penyebab di balik penurunan jumlah produksi itu disinyalir tak lain adalah imbas dari konflik politik bilateral antara Amerika Serikat dan China. Pertengahan tahun 2019 lalu, pemerintah AS di bawah Donald Trump memasukan Huawei ke daftar hitam entity list.

Ponsel-ponsel Huawei pun tidak bisa menggunakan teknologi dan software buatan perusahaan AS, seperti aneka aplikasi dan layanan dari Google.

Kemudian, mulai 15 September nanti, Huawei juga akan menghentikan produksi chip Kirin yang biasa dipakai untuk smartphone buatannya. Ini juga disebabkan oleh tekanan dari pemerintah AS.

Situasi yang dihadapi Huawei memang berbeda dengan Nokia. Nokia, merek legendaris yang pada zaman keemasannya seakan tak tertandingi, akhrnya tumbang karena kurang gesit mengantisipasi Android yang mulai muncul tahun 2010.

Baca juga: Tekanan Pemerintah AS Bikin Huawei Setop Produksi Chipset Kirin

Namun keduanya memiliki kesamaan dari segi popularitas. Huawei dalam beberapa tahun terakhir selalu masuk tiga vendor smartphone besar dunia.

Mirip pula seperti Nokia dulu, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Phone Arena, Kamis (10/9/2020), apabila Huawei tumbang, yang bakal paling diuntungkan adalah Samsung dan Apple selaku dua pesaing terbesarnya di industri smartphone.

Apple dan Samsung bisa mencaplok pangsa pasar yang ditinggalkan oleh Huawei di Eropa. Sementara di China yang merupakan pasar domestik Huawei, ada Xiaomi yang bisa mengambil market share di segmen bawah dan menengah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

iQoo Neo 7 SE Meluncur dengan Dimensity 8200, Ini Spesifikasinya

iQoo Neo 7 SE Meluncur dengan Dimensity 8200, Ini Spesifikasinya

Gadget
Daftar Harga iPhone Terbaru Desember 2022: iPhone 12, iPhone 13, iPhone 14, dan iPhone SE 3

Daftar Harga iPhone Terbaru Desember 2022: iPhone 12, iPhone 13, iPhone 14, dan iPhone SE 3

e-Business
Sempat Ditunda, Peluncuran Xiaomi 13 Jadi 11 Desember

Sempat Ditunda, Peluncuran Xiaomi 13 Jadi 11 Desember

Gadget
Foto 'OOTD' Pakai FlexCam Galaxy Z Flip 4 di HITC Jakarta, Gampang dan Tak Perlu Kamerawan

Foto "OOTD" Pakai FlexCam Galaxy Z Flip 4 di HITC Jakarta, Gampang dan Tak Perlu Kamerawan

Gadget
Chip Mediatek Dimensity 8200 Resmi Meluncur, Dukung Ray Tracing

Chip Mediatek Dimensity 8200 Resmi Meluncur, Dukung Ray Tracing

Hardware
Samsung Galaxy Z Flip 4 Juara buat Dibawa Nonton Konser

Samsung Galaxy Z Flip 4 Juara buat Dibawa Nonton Konser

Gadget
Intel Core i3 Gen 13 Meluncur Awal 2023, Mengapa Tak Berbarengan?

Intel Core i3 Gen 13 Meluncur Awal 2023, Mengapa Tak Berbarengan?

Hardware
[POPULER TEKNO] Pura-pura Hamil untuk Selundupkan Ratusan Chip dan iPhone | HP Baru dari Infinix dan iQoo | Internet 4G Vs 5G di Indonesia

[POPULER TEKNO] Pura-pura Hamil untuk Selundupkan Ratusan Chip dan iPhone | HP Baru dari Infinix dan iQoo | Internet 4G Vs 5G di Indonesia

Internet
15 Link Download Twibbon Hari Antikorupsi Sedunia 2022 dan Logonya

15 Link Download Twibbon Hari Antikorupsi Sedunia 2022 dan Logonya

Internet
Link Pendaftaran Volunteer Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia dan Syaratnya

Link Pendaftaran Volunteer Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia dan Syaratnya

e-Business
Google Gandeng AGI dan Unity untuk Latih Developer Game Indonesia

Google Gandeng AGI dan Unity untuk Latih Developer Game Indonesia

e-Business
Prisma Labs Tak Ingin Lensa AI Dipakai Bikin Foto Porno

Prisma Labs Tak Ingin Lensa AI Dipakai Bikin Foto Porno

Software
Tecno Phantom X2 dan Phantom X2 Pro Meluncur dengan Kamera Maju Mundur

Tecno Phantom X2 dan Phantom X2 Pro Meluncur dengan Kamera Maju Mundur

Gadget
Link Jadwal Lengkap Pertandingan Babak 8 Besar Piala Dunia 2022 Qatar

Link Jadwal Lengkap Pertandingan Babak 8 Besar Piala Dunia 2022 Qatar

Internet
Pengguna Apple Music Kini Bisa Putar Lagu Sambil Karaoke

Pengguna Apple Music Kini Bisa Putar Lagu Sambil Karaoke

Software
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.