"Umur" Microsoft Office 2010 Tinggal Menghitung Hari

Kompas.com - 29/09/2020, 15:31 WIB
Ilustrasi aplikasi Microsoft Office 2010. ClipartmonkIlustrasi aplikasi Microsoft Office 2010.
Penulis Bill Clinten
|
Editor Oik Yusuf

KOMPAS.com - Setelah kurang lebih satu dekade menemani pengguna, dukungan untuk aplikasi produktivitas besutan Microsoft, Office 2010, kini tinggal menghitung hari.

Berdasarkan keterangan di situs Microsoft, perusahaan rintisan Bill Gates tersebut bakal menghentikan beragam dukungan pembaruan serta layanan Office 2010 pada 13 Oktober mendatang.

" Dukungan (pembaruan) terhadap Office 2010 akan disetop pada 13 Oktober 2020. Apabila masih menggunakan Office 2010, kami sarankan Anda untuk segera memperbaruinya," kata pihak Microsoft dalam sebuah pengumuman resmi.

Baca juga: Microsoft Office Bakal Bisa Dibeli Tanpa Harus Berlangganan

Pengumuman tersebut juga bisa ditemui ketika pengguna membuka beragam aplikasi yang bernaung di bawah Microsoft Office 2010, seperti Word, Excel, Powerpoint, dan lain sebagainya. Ilustrasinya bisa dilihat di gambar berikut.

Ilustrasi yang menunjukkan bahwa layanan Microsoft Office 2010 bakal dihentikan.Techradar Ilustrasi yang menunjukkan bahwa layanan Microsoft Office 2010 bakal dihentikan.

Dihentikan, tapi masih bisa digunakan

Meski dukungannya dihentikan, pengguna sebenarnya masih bisa menggunakan Microsoft Office 2010 dengan normal. Hanya saja, aneka aplikasi yang bernaung di bawah Office 2010 bakal lebih rentan terhadap berbagai masalah keamanan yang bisa saja terjadi.

Artinya, apabila pengguna menemukan celah keamanan (bug) di aplikasi Microsoft Office 2010, maka masalah tersebut tidak akan diperbaiki atau ditambal.

Nah, agar tetap didukung dan aman ketika bekerja, pihak Microsoft menyarankan pengguna untuk beralih ke layanan berbayar Microsoft 365 yang dibanderol dengan harga termurah Rp 879.999 untuk langganan selama setahun.

Baca juga: Office 365 Ganti Nama Jadi Microsoft 365

Namun, bagi Anda yang tidak ingin merogoh kocek dan tidak ingin mengambil risiko, Anda bisa beralih ke beberapa aplikasi produktivitas serupa lainnya yang bisa dipakai secara cuma-cuma alias gratis.

Di antaranya seperti Microsoft Office Online, Zoho Workplace, Polaris Office, LibreOffice, WPS Office Free, FreeOffice, Google Docs, dan masih banyak lagi, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Techradar, Selasa (29/9/2020).

Beberapa dari aplikasi tersebut, misalnya Microsoft Office Online dan Google Docs, mengharuskan pengguna memiliki koneksi internet (online).

Kendati demikian, ada aplikasi yang bisa dipasang di komputer pengguna dan bisa berjalan secara offline, seperti LibreOffice atau WPS Office Free.



Sumber TechRadar
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X