Pengamat Sebut Frekuensi 2,3 Ghz Layak untuk 5G di Indonesia

Kompas.com - 27/11/2020, 09:56 WIB
Ilustrasi 5G SHUTTERSTOCKIlustrasi 5G

KOMPAS.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) beberapa waktu lalu membuka lelang penggunaan pita frekuensi 2,3 Ghz pada rentang 2.360 - 2.390 Mhz. Frekuensi tersebut dapat digunakan untuk mendorong adopsi jaringan 5G oleh operator seluler.

Pemerintah sejatinya mempersiapkan pita frekuensi middle band 2,6 Ghz - 3,5 Ghz sebagai tempat ideal untuk menggelar 5G.

Namun, pengamat telekomunikasi Ian Yoseph, mengatkan pita frekuensi 2,3 Ghz dianggap masih layak untuk menggelar jaringan generasi kelima tersebut.

"Bandwidth frekuensi tersebut sudah sesuai untuk 5G," katanya melalui pesan singkat kepada KompasTekno, Kamis (26/11/2020).

Frekuensi 3,5 Ghz memiliki lebar pita 200 Mhz, sementara 2,6 Ghz dengan lebar pita 180 Mhz. Sedangkan frekuensi 2,3 Ghz sendiri memiliki lebar pita 90 Mhz.

Pernyataan serupa dilontarkan Sekjen Pusat Kajian Kebijakan dan Regulasi Telekomunikasi Institut Teknologi Bandung (ITB) Muhammad Ridwan Effendi.

Baca juga: Persiapan 5G di Indonesia, Kominfo Lelang Frekuensi 2,3 Ghz

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia mengatakan, penggunaan frekuensi 2,3 Ghz untuk 5G dapat digunakan jika operator sepakat untuk melakukan spectrum sharing.

"Idealnya 90 Mhz dipakai oleh satu operator. Bisa juga dipakai bersama (sharing) kalau semua operator sepakat," jelas Ridwan kepada KompasTekno.

Senada dengan Ian, Ridwan juga mengatakan spektrum yang ideal digunakan bersama adalah 3,6 Ghz atau 2,6 Ghz.

Saat ini, keduanya sudah dipakai untuk koneksi satelit yang digunakan untuk televisi digital dan perbankan, seperti Indovision dan BRI.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X