6 Aplikasi Ini Tumbuh Pesat Selama Pandemi Covid-19

Kompas.com - 04/03/2021, 18:02 WIB
Ilustrasi prosedur membuat kelas di Google Classroom Ilustrasi prosedur membuat kelas di Google Classroom

Alhasil, ada sekitar 1,57 miliar siswa dari seluruh dunia harus menjalankan proses belajar dari rumah. Dengan begitu, para pelajar mau tidak mau menjalani pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Salah satu aplikasi yang banyak digunakan untuk mendukung PJJ ialah aplikasi Google Classroom. Google Classroom adalah aplikasi yang disediakan Google untuk menunjang PJJ.

Dengan berbagai fitur yang ada, pengguna Google Classroom bisa menerima dan mengirim tugas, melihat materi pembelajaran, bertanya kepada guru, atau melihat informasi lain dari guru.

Beberapa waktu lalu, Google bahkan mengumumkan akan menghadirkan berbagai fitur baru untuk Google Classroom yang akan digulirkan akhir tahun 2021 ini. Salah satunya mode offline.

Dengan mode offline, pelajar dimungkinkan untuk memulai tugas-tugasnya tanpa perlu terhubung ke internet, misalnya seperti melihat tugas yang diberikan, membuka lampiran Drive, hingga menulis tugas di Google Docs.

Baca juga: Google Classroom di Android Bakal Bisa Diakses Tanpa Internet

Sepanjang tahun 2020, Apptopia melaporkan jumlah unduhan aplikasi Google telah mencapai 254 juta kali. Padahal, Google Classroom pada 2018 hanya digunakan oleh 25 juta pengguna. Lalu pada Januari 2019 jumlahnya naik sedikit mencapai 40 juta pengguna.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Popularitas Google Classroom meningkat seiring berkembangnya tren PJJ. Tarkhir Google dalam blog resminya mengklaim bahwa aplikasi besutannya itu sudah digunakan oleh lebih dari 150 juta pelajar dan guru di seluruh dunia.

4. Netflix

Ilustrasi Netflix Usercnet.com Ilustrasi Netflix User
Pandemi juga akhirnya membuat orang-orang lebih memilih mencari hiburan secara daring. Salah satunya dengan menonton konten di aplikasi video on-demand.

Salah satu aplikasi streaming film yang mendulang profit selama masa pandemi ini ialah Netflix.

Pada kuartal akhir 2020, Netflix melaporkan aplikasinya telah digunakan oleh 203,66 juta pelanggan berbayar.

Baca juga: Netflix Perkenalkan Fast Laugh, Fitur Video Pendek Mirip TikTok

Jumlah ini naik sebesar 36,57 juta pelanggan, bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2019, di mana Netflix tercatat memiliki 167,09 juta pelanggan berbayar, menurut Business of Apps.

Sepanjang tahun 2020, Netflix juga berhasil meraup pendapatan hingga 24,99 miliar dollar AS (sekitar Rp 356,4 triliun, naik dari 20,15 miliar dollar AS (kira-kira Rp 287,3 triliun) pada 2019.

Sepanjang 2020, ada beberapa judul serial original Netflix yang paling banyak ditonton, yakni seperti Money Heist season 4 dengan 65 juta tayangan.

Lalu ada Tiger King dengan 64 juta kali penayangan, The Queen's Gambit dengan total 62 juta kali penayangan. Judul serial populer Netflix lainnya meliputi Too Hot to Handle, Ratched, The Umbrella Academy season 2, Never Have I ever, Floor is Lava, dan sebagainya.

5. Disney Plus

Selain Netflix,platform video on-demand milik Disney, Disney Plus, juga ikut meraup pelanggan selama pandemi. Apptopia menyebutkan Disney Plus menjadi aplikasi terlaris nomor empat sepanjang 2020 dengan total unduhan mencapai 314 juta kali.

Berdasarkan data dari Variety sejak awal diluncurkan, Disney Plus berhasil mempertahankan grafik pelanggan berbayar tetap bergerak ke arah atas.

Pelanggan platform video on-demand Disney Plus mencapai 86 juta pada Desember 2020.Variety Pelanggan platform video on-demand Disney Plus mencapai 86 juta pada Desember 2020.

Pada Desember 2020, Disney Plus berhasil menggaet lebih dari 86,8 juta pelanggan berbayar. Dari grafik juga terlihat pada bulan Januari 2021, pelanggan berbayar Disney Plus naik ke angka 94,9 juta.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X