6 Aplikasi Ini Tumbuh Pesat Selama Pandemi Covid-19

Kompas.com - 04/03/2021, 18:02 WIB

Disney Plus mulanya berharap dapat meraih 90 juta subscribers dalam kurun waktu empat tahun setelah platform on-demand ini dirilis. Kenyataannya, target itu sudah bisa dilewati hanya dalam waktu 14 bulan.

Peningkatan pesat jumlah pelanggan Disney Plus ini kemungkinan besar didorong oleh dirilisnya beberapa judul-judul film dan serial TV populer, antara lain seperti film Soul besutan Pixar, serial The Mandalorian, hingga serial WandaVision besutan Marvel Studios.

Baca juga: Pelanggan Disney Plus Hotstar Lampaui Netflix di Indonesia

Di samping rumah produksi Pixar dan Marvel Studios, pelanggan juga bisa menikmati deretan judul film dan serial besutan aneka studio ternama yang berada di bawah payung Walt Disney lainnya, termasuk Disney, Pixar, Star Wars, National Geographic, hingga 20th Century Fox.

Secara keseluruhan, pendapatan Disney dari bisnis streaming on demand (termasuk layanan Hulu dan ESPN Plus) ini naik 73 persen dari tahun ke tahun dengan pendapatan 3,5 miliar dollar AS (sekitar Rp 48,9 triliun).

Kendati demikian, pendapatan bulanan rata-rata dari pelanggan Disney Plus berbayar dilaporkan turun dari 5,56 dollar AS (Rp 77.776) menjadi 4,03 dollar AS (Rp 56.373).

Salah satu faktornya adalah diluncurkannya layanan Disney Plus Hotstar untuk wilayah India dan Indonesia pada 2020 lalu. Layanan ini diketahui membebankan biaya yang jauh lebih murah ketimbang layanan Disney Plus di wilayah lain.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk menyiasati hal ini, Disney berencana menaikkan harga langganan di wilayah AS sebesar satu dollar AS.

Ilustrasi TikTokShutterstock/Ascannio Ilustrasi TikTok
6. TikTok

Media sosial TikTok juga menjadi salah satu aplikasi paling populer selama 2020.

TikTok adalah aplikasi media sosial berbasis video pendek yang dimiliki oleh perusahaan teknologi  China, ByteDance.

Di TikTok, pengguna bisa membuat, mengedit, dan berbagi klip video pendek yang dipadukan dengan filter dan disertai musik latar.

Baca juga: Video TikTok Kini Bisa Ditonton di Android TV dan Chromecast

Selama pandemi, platform TikTok agaknya menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat dunia.

Sebagaimana dilaporkan Statista, per Februari 2021, pengguna aktif harian TikTok secara global diperkirakan mencapai 35,28 juta pengguna, baik pengguna iOS maupun Android.

Pada 2019, TikTok tercatat telah diunduh sebanyak 738 juta kali, menjadikannya salah satu aplikasi terpopuler di Google Play dan App Store di seluruh dunia.

Pada 2020, TikTok masih mempertahankan posisinya. Berdasarkan data Apptopia, TikTok menjadi aplikasi paling banyak diunduh pada 2020. Totalnya mencapai 850 juta unduhan.

Selain itu, TikTok juga berada di posisi pertama dalam kategori highest grossing app versi Apptopia, mengalahkan Tinder, YouTube, Disney Plus, dan sebagainya.

Dalam kurun waktu April-Desember 2020, TikTok tercatat mengumpulkan pendapatan mencapai 965,5 juta dollar AS (sekitar RP 13,79 triliun) dari toko iOS dan Google Play, sebagaimana dihimpun dari Business of Apps.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X