[POPULER TEKNO] Penipuan SPinjam Shopee, Merger Gojek-Tokopedia, hingga 6 Ponsel Baru Nokia

Kompas.com - 12/04/2021, 15:02 WIB
Ilustrasi transaksi online bbc.comIlustrasi transaksi online

KOMPAS.com - Pandemi emang bikin banyak orang sekarang jadi suka belanja online. Mungkin yang dulu sering belanja ke supermarket atau pasar, kini mulai beralih lewat aplikasi.

Nah, kebetulan banget nih, minggu lalu ada berita menarik soal platform belanja online. Tapi bukan soal flash sale, melainkan kasus penipuan berkedok pinjaman yang mengatasnamakan pihak Shopee. Waduh kenapa tuh?

Eitsss nanti dulu, gak cuma Shopee, ada juga berita soal merger dari dua startup asal Indonesia, yaitu Gojek dan Tokopedia.

Oh... jadi yang menarik soal startup doang? pastinya enggak dong, berita seputar teknologi tentu gak afdol kalo gak ngomongin soal gadget.

Siapa sih yang gak tau Samsung? Nah minggu lalu, perusahaan asal Korea Selatan itu baru aja merilis fitur buat salah satu rivalnya yang tak lain dan tak bukan yaitu Apple. Hmmm fitur apa tuh?

Oke, kita mulai bahas satu-satu ya...

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Penipuan SPinjam Shopee, kok bisa?

Jadi, SPinjam atau Shopee Pinjam adalah produk dari Shopee untuk memberikan pinjaman tunai yang ditawarkan ke penggunanya.

Baca juga: Tokopedia, Shopee, dan Bukalapak Buka Lowongan Kerja, Ini Daftarnya

Layanan SPinjam ini menawarkan fitur pengajuan yang mudah dan cepat dengan cicilan bulanan. Yaaa bisa dibilang kalo SPinjam ini semacam layanan pinjaman online yang ditawarkan lewat aplikasi.

Oke lanjut ke inti masalah. Jadi, salah satu pengguna Shopee bernama Gita, minggu lalu curhat di akun Twiter-nya (@sagitrp) soal kronologi penipuan SPinjam yang ia alami.

Kejadiannya bermula pada tanggal 18 Maret 2021. Saat itu Gita tiba-tiba menerima pesan WhatsApp dari nomor dengan kode +1 (AS) yang mengatasnamakan pihak Shopee.

Isi pesannya itu menyebut bahwa Gita berhasil memperoleh hadiah cashback senilai Rp 2.000.000 yang bisa dicairkan lewat ShopeePay. Si pengirim pesan kemudian menyuruh Gita untuk mengaktifkan fitur SPinjam lebih dulu untuk bisa mencairkan dana tersebut.

Setelah itu, pelaku juga meminta Gita untuk mengirimkan nomor kartu ATM dengan alasan pencarian hanya bisa dilakukan lewat rekening. Otomatis, Gita pun tanpa sadar langsung memberikan nomor ATM rekening BCA miliknya yang terdaftar di Shopee.

Tak lama berselang, pengajuan pinjaman yang diajukan oleh Gita disetujui oleh pihak Shopee. Tapi, saat mengecek saldo di rekeningnya, tidak ada transaksi apapun dari SPinjam. Disitulah Gita baru sadar kalo dirinya ditipu.

Merasa ada kejanggalan, Gita langsung bergegas menceritakan kasusnya ini ke pihak Shopee. Pihak Shopee pun langsung memblokir rekening BCA milik Gita dan membatasi akun Shopee-nya.

Pinjamannya nyasar ke rekening lain

Ilustrasiwww.thinkstockphotos.com Ilustrasi

Keanehan lainnya muncul lagi nih. Ternyata, pinjaman yang mengatasnamakan Gita itu dikatakan Shopee masuk ke rekening bank BNI pada 18 Maret 2021.

Baca juga: Google Blokir Aplikasi Pinjaman Online dengan Bunga Tinggi

Gita pun berinisiatif mekakukan kroscek ke BNI untuk memastikan hal tersebut. Namun menurut pihak BNI, nama dan NIK atas nama dirinya tidak terdaftar sebagai nasabah.

Singkat cerita, Gita kemudian mengajukan permintaan penghapusan beban tagihan karena dia tidak pernah mengajukan dan memakai uang pinjaman apapun dari SPinjam.

Kabar baiknya, pihak Shopee menjanjikan bahwa Gita tidak perlu membayar tagihan SPinjam apapun dan akan membantu menyelesaikan kasus ini sampai selesai.

Kasus yang dialami Gita ini menyadarkan bahwa kita harus lebih hati-hati apabila dihubungi oleh orang yang mengatasnamakan pihak tertentu.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.