Bos Microsoft Ungkap Masa Depan Call of Duty Setelah Akuisisi Activision Blizzard

Kompas.com - 24/01/2022, 14:31 WIB

KOMPAS.com - Beberapa hari lalu, Microsoft menghebohkan industri game dengan mengakuisisi salah satu penerbit dan pembuat game dari waralaba populer Call of Duty, yakni Activision Blizzard senilai 68,7 miliar dolar AS (sekitar Rp 986 triliun).

Sejak pertama kali dirilis pada 2003 lalu, sebagian besar judul game yang berada di bawah payung Call of Duty selalu hadir di berbagai platform, seperti Windows PC, Xbox dan PlayStation, bahkan hingga smartphone (Android & iOS).

Microsoft sendiri saat ini memiliki dua platform yang memungkinkan pengguna bermain game, yaitu Windows PC, dan utamanya Xbox.

Baca juga: Microsoft Akuisisi Activision Blizzard Senilai Rp 986 Triliun

Lantas, akankah game dari seri Call of Duty di masa depan akan meluncur eksklusif hanya di platform yang berada di bawah naungan Microsoft?

Berdasarkan perbincangan CEO Microsoft Gaming, Phil Spencer dengan para petinggi Sony belum lama ini, hal itu mungkin tak akan terjadi.

"Saya memastikan bahwa kami menghormati semua perjanjian yang ada di dalam perjanjian akuisisi Activision Blizzard dan keinginan kami untuk mempertahankan seri game Call of Duty di platform PlayStation," jelas Phil dalam sebuah postingan melalui handle Twitter @XboxP3.

"Sony adalah bagian penting dari industri yang kami sasar dan kami menghargai hubungan yang kami bangun," imbuh Phil.

Baca juga: Call of Duty Mobile Season 11 Ajak Pengguna Perang Bola Salju

Hal ini sejalan dengan pernyataan Sony, begitu juga Activision Blizzard yang menyebut bahwa Microsoft bakal tetap menghadirkan game-game yang berada di bawah payung Activision Blizzard di platform lainnya pasca akuisisi.

"Kami berharap Microsoft akan mematuhi perjanjian kontrak dan terus memastikan game Activision Blizzard hadir secara multi-platform," kata Sony, sebagaimana dikutip KompasTekno dari TheVerge, Senin (24/1/2022).

“Kami akan menghormati semua komitmen yang ada setelah akuisisi rampung dan kami juga tidak berniat untuk menghapus konten atau game apapun dari platform yang sudah ada saat ini," kata Activision Blizzard.

Baca juga: Akuisisi Activision Blizzard, Microsoft Perbesar Peluang di Game Mobile?

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Sumber The Verge
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.