Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengapa Kominfo Hanya Blokir PayPal dan Platform Game, Situs Lain Dibiarkan?

Kompas.com - 01/08/2022, 10:30 WIB
Galuh Putri Riyanto,
Reza Wahyudi

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pada Sabtu 30 Juli 2022, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah memblokir tujuh Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat atau sederhananya platform digital yang ada di Indonesia.

Ketujuh platform digital populer yang diblokir adalah Yahoo, PayPal, Epic Games, Steam, Dota, Counter Strike, dan Origin. Saat ini, pemblokiran PayPal tengah dinormalisasi atau dibuka sementara, sebelum kembali diberlakukan pada 6 Agustus 2022.

Baca juga: PayPal Muncul di Halaman Daftar PSE tapi Tetap Diblokir, Ini Penjelasan Kominfo

Lantas, mengapa Kominfo hanya memblokir ketujuh platform beken di atas, tidak dengan platform digital lainnya yang juga terkenal di Tanah Air?

Belum mendaftar PSE

Sebelumnya perlu diketahui terlebih dahulu duduk masalahnya. Ketujuh platform digital di atas seperti Steam, Epic Games, Dota dkk diblokir karena belum mendaftarkan diri ke Kominfo.

Kewajiban pendaftaran ini merupakan amanat Peraturan Menteri Kominfo Nomor 5 Tahun 2020 tentang Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat.

Kominfo telah memberikan tenggat waktu pendaftaran kepada seluruh platform digital di Indonesia hingga 20 Juli 2022.

Bila tak segera mendaftar sesuai tenggat yang ditentukan, platform digital bakal dikenai sanksi administrasi. Dimulai dengan surat teguran, dilanjutkan dengan pemutusan akses alias pemblokiran.

Baca juga: Daftar Situs dan Aplikasi yang Diblokir Kominfo mulai 30 Juli 2022

Targetkan 100 platform digital paling populer di Indonesia

Nah, dalam penerapan sanksi administratif fase pertama, Kominfo hanya menargetkan 100 platform digital dengan traffic terbesar yang belum mendaftarkan diri ke Kominfo.

Artinya, dalam tahap awal, sanksi administrasi hanya dikenai bagi 100 platform yang paling banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia.

Pada Kamis 21 Juli 2022, Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika (Dirjen Aptika) Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan merinci 14 dari 100 PSE Lingkup Privat terpopuler dengan kategori wajib daftar, namun belum melakukan pendaftaran.

Keempat belas platform tersebut adalah sebagai berikut:

  • Roblox
  • Opera
  • LinkedIn
  • PayPal
  • Amazon.com
  • Alibaba.com
  • Yahoo
  • Bing
  • Steam
  • Dota
  • Epic Games
  • Battle Net
  • Origin
  • Counter-Strike

Ilustrasi Steam.HITC Ilustrasi Steam.
Nah, 14 platform digital itulah yang diberikan sanksi administrasi.

Sanksi pertama berupa surat teguran. Diberitakan sebelumnya, surat teguran dari Kominfo itu berlaku selama 5 hari kerja, mulai Senin 25 Juli hingga Jumat 29 Juli.

Bila belum juga mendaftarkan diri setelah dikirimi surat teguran, 14 platform digital tadi bakal dianggap ilegal. Akibatnya, akses layanannya diblokir di Indonesia mulai Sabtu 30 Juli 2022.

Masalahnya, hingga Jumat 29 Juli, 7 dari 14 PSE Lingkup Privat terpopuler di atas, yang meliputi Yahoo, PayPal, Epic Games, Steam, Dota, Counter Strike, dan Origin belum juga mendaftarkan diri ke Kominfo.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

HP Android Hilang Kini Bisa Dilacak Tanpa Internet

HP Android Hilang Kini Bisa Dilacak Tanpa Internet

Software
Cara Membuat Receiptify Spotify buat Cek Lagu Favorit dengan Daftar Mirip Setruk Belanja

Cara Membuat Receiptify Spotify buat Cek Lagu Favorit dengan Daftar Mirip Setruk Belanja

Internet
Cara Blur WhatsApp Web di Chrome dengan Privacy Extension for Whatsapp Web

Cara Blur WhatsApp Web di Chrome dengan Privacy Extension for Whatsapp Web

Software
Cara Atur Akun Getcontact jadi Anonim biar Tidak Ketahuan jika Cek Nomor Orang Lain

Cara Atur Akun Getcontact jadi Anonim biar Tidak Ketahuan jika Cek Nomor Orang Lain

Software
Leica Rilis Leitz Phone 3, HP dengan Sensor Kamera 1 Inci

Leica Rilis Leitz Phone 3, HP dengan Sensor Kamera 1 Inci

Gadget
OpenAI Pakai Video YouTube untuk Latih GPT-4, Google Beri Peringatan

OpenAI Pakai Video YouTube untuk Latih GPT-4, Google Beri Peringatan

Internet
DJI Umumkan Drone FPV Avata 2, Harga Rp 7 Jutaan dan Lebih Ringan

DJI Umumkan Drone FPV Avata 2, Harga Rp 7 Jutaan dan Lebih Ringan

Gadget
Bolehkah Memotret Gerhana Matahari Total dengan Smartphone, Ini Kata NASA

Bolehkah Memotret Gerhana Matahari Total dengan Smartphone, Ini Kata NASA

Gadget
Kenapa Tag GetContact Hilang atau Berkurang? Begini Penyebabnya

Kenapa Tag GetContact Hilang atau Berkurang? Begini Penyebabnya

Software
Bos YouTube Peringatkan OpenAI soal Penggunaan Video untuk Latih Model AI

Bos YouTube Peringatkan OpenAI soal Penggunaan Video untuk Latih Model AI

Internet
Kenapa Kode QR WA Tidak Valid? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kenapa Kode QR WA Tidak Valid? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Software
HP Realme GT Neo6 SE Resmi dengan Layar Lega dan Snapdragon 7 Plus Gen 3

HP Realme GT Neo6 SE Resmi dengan Layar Lega dan Snapdragon 7 Plus Gen 3

Gadget
Spotify Bisa Bikin 'Playlist' Pakai AI, Tinggal Ketik Perintah

Spotify Bisa Bikin "Playlist" Pakai AI, Tinggal Ketik Perintah

Software
Microsoft Tidak Akan Rilis Update jika Ada Aplikasi Ini di Windows 11

Microsoft Tidak Akan Rilis Update jika Ada Aplikasi Ini di Windows 11

Software
Intel Umumkan Chip AI Gaudi 3, Klaim Lebih Kencang dari Nvidia H100

Intel Umumkan Chip AI Gaudi 3, Klaim Lebih Kencang dari Nvidia H100

Hardware
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com