Sehari Meluncur, "Call of Duty: Mobile" Raup Rp 28 Miliar

Kompas.com - 04/10/2019, 13:03 WIB
Poster Call of Duty: Mobile ActivisionPoster Call of Duty: Mobile

KOMPAS.com - Versi mobile dari game "tembak-tembakan" ikonik besutan Activision, Call of Duty (CoD), dirilis secara global di sistem operasi Android dan iOS pada 1 Oktober lalu.

Tak butuh waktu lama, game bernama Call of Duty: Mobile tersebut dilaporkan berhasil meraup keuntungan sekitar 2 juta dollar AS (Rp 28,3 miliar) pasca satu hari game tersebut diluncurkan.

Hal ini diungkap oleh firma periset pasar SensorTower (@SensorTower) melalui jejaring sosial Twitter.

Adapun angka pendapatan ini disebut bermuara dari aktivitas para pemain CoD Mobile yang antusias melakukan in-app purchase atau pembelian item di dalam game.

Baca juga: Ponsel Lawas Bisa Main Call of Duty: Mobile, Cek Spesifikasinya di Sini

Untuk diketahui, seperti kebanyakan game online lainnya, game Call of Duty: Mobile sendiri sejatinya gratis untuk diunduh dan dimainkan. 

Namun, di dalamnya, pemain bisa membeli aneka item yang bersifat kosmetik, seperti baju, sepatu, topi, dan berbagai aksesori penampilan lainnya, untuk membedakan diri dari pemain lain.

Pemain juga bisa meng-upgrade senjata menggunakan kurs di dalam game (CoD Points) mereka, untuk meningkatkan tingkat akurasi senjata yang dipakai untuk bermain.

Kendati pendapatannya sudah diperkirakan, SensorTower tak memberikan informasi rinci terkait komposisi pendapatan game tersebut. 

Dengan kata lain, belum diketahui berapa kontribusi pendapatan yang berasal dari aplikasi Call of Duty: Mobile versi Android maupun iOS, begitu juga versi Activision maupun Garena.

Terlepas dari itu, selain melaporkan perkiraan jumlah pendapatan game Call of Duty: Mobile, SensorTower juga mengungkap bahwa game ini sudah di-install sebanyak 20 juta kali dalam kurun waktu yang sama.

Baca juga: Call of Duty Mobile Sudah Bisa Di-download, Bedanya dengan PUBG?

Angka pemasangan ini merupakan gabungan dari total unduhan Call of Duty: Mobile versi Activision dan Garena, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Ubergizmo, Jumat (4/10/20190. 

Lebih lanjut, mereka juga membeberkan bahwa India menjadi negara dengan penyumbang unduhan Call of Duty: Mobile terbanyak dengan total 14 persen dari jumlah unduhan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Ubergizmo
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X