Biaya Tersembunyi di Balik Penjualan NFT

Kompas.com - 14/09/2021, 08:45 WIB
Ilustrasi NFT. BBCIlustrasi NFT.
Penulis Bill Clinten
|
Editor Oik Yusuf

KOMPAS.com - Para pekerja seni digital, fotografer, bahkan pengguna awam bisa mendapatkan uang dengan melelang karya mereka di internet sebagai Non-Fungible Token (NFT), yakni aset digital yang kepemilikannya tidak bisa diduplikasi.

Hal itu bisa dilakukan dengan mendaftarkan karya di platform pelelangan. Beberapa platform pelelangan aset NFT yang populer mencakup Open Sea, Rarible, SuperRare, Foundation, Nifty Gateway, KnownOrigin, dan Bitski.

Baca juga: Mengenal NFT, Aset Kripto yang Tengah Naik Daun

Meski demikian, ada beberapa hal yang perlu dipahami terkait penjualan karya digital melalui berbagai platform tersebut, sekaligus menjadikannya sebagai aset digital atau NFT yang "terdaftar" di dalam blockchain.

Satu hal yang perlu diketahui adalah biaya tersembunyi yang dibutuhkan untuk mendaftarkan karya digital di aneka platform NFT, sebagaimana diceritakan oleh pegiat seni bernama Joseph dari LearnSketch.com dalam sebuah video YouTube.

Ada "uang bensin" untuk NFT

Aset kripto NFTcryptoadventure.org Aset kripto NFT

Menurut Joseph, ada sejumlah biaya yang harus dikeluarkan oleh pengguna yang hendak "menyulap" karyanya menjadi aset NFT.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Nantinya, biaya tersebut akan bergantung pada nilai mata uang kripto (cryptocurrency) yang dipakai di platform tujuan pada saat itu. Artinya, pengguna harus sudah memiliki sejumlah cryptocurrency yang sesuai di dalam dompet digitalnya.

Pada video Joseph yang diunggah sekitar Maret 2021 lalu, ia memilih platform Foundation untuk menjual karya NFT miliknya. Foundation sendiri menggunakan Ethereum (Ether) sebagai mata uang kripto utama untuk proses pelelangan NFT.

Baca juga: Apa itu NFT Gaming, Main Game yang Dibayar Uang Kripto

Salah satu yang berhasil ia jual adalah sebuah animasi 3D yang bernama "Breathing Bronze 1/3" pada 12 Maret lalu seharga 0,165 Ethereum atau kurang lebih 286,44 dolar AS (sekitar Rp 4 juta, jika 1 dolar AS = Rp 14.200) apabila mengacu pada harga Ethereum pada saat itu.

Meski demikian, itu bukan pendapatan bersih yang diperoleh Joseph. Sebab, angka tersebut dikurangi lagi dengan beberapa biaya tambahan, seperti Minting Fee, Listing Fee, Commision Fee, dan Transaction Fee.

Halaman:


Sumber slate.com
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.