Kompas.com - 23/10/2021, 18:45 WIB

KOMPAS.com - Samsung tengah menghadapi tuntutan hukum di Rusia terkait pelanggaran paten layanan pembayaran elektronik Samsung Pay. Buntutnya, Samsung dilarang menjual ponsel lipat flagship terbarunya Galaxy Z Flip 3 dan Z Fold 3 di Rusia.

Kasus hukum yang menyeret nama Samsung ini bermula ketika seseorang bernama Victor Gulchenko menemukan sistem transaksi online. Selanjutnya, temuan Gulchenko itu dipatenkan di Rusia dengan sebutan "Sistem Pembayaran Elektronik".

Outlet media Rusia RIA melaporkan, paten tersebut dipegang oleh perusahaan yang berbasis di Swiss, yaitu Sqwin SA. Tanggal pendaftaran paten ditunjukkan pada tanggal 23 April 2019, sedangkan tanggal mulai berlakunya paten adalah tanggal 2 Desember 2013.

Baca juga: Fitur Mewah tapi Dijual Lebih Murah, Apa Rencana Samsung untuk Galaxy Z Fold 3?

Nah, Sqwin SA selaku pemegang paten mengklaim bahwa layanan Samsung Pay ini mengajukan paten pada 2013 silam untuk yang dibuatnya.

Kemudian, pada April 2019, perusahaan yang berbasis di Swiss, yaitu Sqwin SA mendaftarkan haknya atas penemuan Gulchenko yang disebut "Sistem Pembayaran Elektronik" itu.

Kemudian, Sqwin SA mengklaim layanan Samsung Pay berjalan di atas sistem pembayaran elektronik miliknya yang telah dipatenkan. Inilah alasan Sqwin SA menggugat Samsung dengan tuduhan telah melanggar paten "Sistem Pembayaran Elektronik".

Samsung sendiri memperkenalkan layanan Samsung Pay pada 2015. Kemudian baru di tahun 2016, layanan Samsung Pay mulai digunakan di Rusia.

Baca juga: Resmi Hadir di Indonesia, Samsung Pay Gandeng Dana dan GoPay

Sampai hari ini, Samsung Pay dilaporkan menjadi salah satu sistem pembayaran online elektronik paling populer di Rusia, yakni sebanyak 17 persen. Sedangkan, Google Pay (32 persen) dan Apple Pay (30) jadi dua layanan pembayaran elektronik paling banyak digunakan di Rusia.

 Samsung Galaxy Z Fold 3.PhoneArena Samsung Galaxy Z Fold 3.
Putusan pengadilan

Pengadilan Arbitrase Moskow sendiri telah mengabulkan tuntutan Sqwin SA. Pada Juli lalu, pengadilan pun menerbitkan putusan yang melarang Samsung untuk menggunakan layanan Samsung Pay di Rusia.

Putusan pengadilan termasuk larangan mengimpor, menjual, dan mengenalkan produk yang menjalankan layanan Samsung Pay di Rusia.

Pada 19 Oktober, pengadilan mengeluarkan putusan tambahan yang berisi 61 daftar model ponsel Samsung yang dilarang dijual di Rusia.

Tidak ada informasi soal daftar lengkap model ponsel Samsung yang dilarang dijual, namun outlet media Ria menyebutkan ponsel ini termasuk Samsung Galaxy J5 2017 hingga ponsel lipat Galaxy Z Flip 3 dan Z Fold 3 terbaru, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Phone Arena, Sabtu (23/10/2021).

Baca juga: Bocoran Penampilan Samsung Galaxy S22 Ultra dengan Stylus S Pen

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seperti AS, Kanada Juga Akan Blokir Huawei dan ZTE

Seperti AS, Kanada Juga Akan Blokir Huawei dan ZTE

e-Business
Epic Games Gelar Diskon Game PC hingga 75 Persen, Ini Daftar Game yang Layak Dibeli

Epic Games Gelar Diskon Game PC hingga 75 Persen, Ini Daftar Game yang Layak Dibeli

Software
Game Borderlands 3 Bisa Diunduh Gratis di Epic Games Store

Game Borderlands 3 Bisa Diunduh Gratis di Epic Games Store

Software
Nvidia Luncurkan Dua PC Rakitan, GeForce RTX dan GeForce Esports

Nvidia Luncurkan Dua PC Rakitan, GeForce RTX dan GeForce Esports

Hardware
Apa itu Space yang Jadi Pusat Keramaian Fans K-Pop di Twitter?

Apa itu Space yang Jadi Pusat Keramaian Fans K-Pop di Twitter?

Software
Instagram Uji Tampilan Baru IG Stories, Tidak Lagi Titik-titik Kecil Berderet

Instagram Uji Tampilan Baru IG Stories, Tidak Lagi Titik-titik Kecil Berderet

Software
Punya Spek Mirip, Ini Bedanya Redmi 10A dan Redmi 9A

Punya Spek Mirip, Ini Bedanya Redmi 10A dan Redmi 9A

Gadget
Jadwal Main Tim PUBG Mobile Indonesia di Final SEA Games 2021 Hari Ini, Mulai Pukul 15.00

Jadwal Main Tim PUBG Mobile Indonesia di Final SEA Games 2021 Hari Ini, Mulai Pukul 15.00

Internet
Sony 'LinkBuds S' Masuk Indonesia, TWS Ringan Harga Rp 3 Jutaan

Sony "LinkBuds S" Masuk Indonesia, TWS Ringan Harga Rp 3 Jutaan

Gadget
Timnas Mobile Legends Indonesia Kalah 1-3 dari Filipina di SEA Games 2021, Bawa Pulang Medali Perak

Timnas Mobile Legends Indonesia Kalah 1-3 dari Filipina di SEA Games 2021, Bawa Pulang Medali Perak

Software
Timnas PUBG Mobile Indonesia Masuk Final SEA Games 2021, Ini Jadwal Main dan Link Streamingnya

Timnas PUBG Mobile Indonesia Masuk Final SEA Games 2021, Ini Jadwal Main dan Link Streamingnya

Software
Menilik Fitur ColorOS 12 di Ponsel Oppo dengan OS Android 11 dan 12

Menilik Fitur ColorOS 12 di Ponsel Oppo dengan OS Android 11 dan 12

Software
OnePlus Nord 2T Resmi Meluncur, Ponsel Pertama dengan Chipset Dimensity 1300

OnePlus Nord 2T Resmi Meluncur, Ponsel Pertama dengan Chipset Dimensity 1300

Gadget
Komitmen Huawei Bangun Ekonomi Digital di Asia Pasifik

Komitmen Huawei Bangun Ekonomi Digital di Asia Pasifik

e-Business
3 Cara Cek Tunggakan BPJS Kesehatan Via Online

3 Cara Cek Tunggakan BPJS Kesehatan Via Online

e-Business
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.