Bukan Api, Penyebab Tumbangnya Layanan Internet Imbas Kebakaran Gedung Cyber

Kompas.com - 03/12/2021, 10:27 WIB
Penulis Bill Clinten
|

KOMPAS.com - Gedung Cyber 1 yang berlokasi di Jalan Kuningan Barat Raya, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, terbakar pada Kamis (2/12/2021) siang. Hal ini membuat sejumlah aplikasi berbasis internet dan layanan web hosting dilaporkan mengalami gangguan.

Pasalnya, Gedung Cyber memang dikenal menjadi salah satu lokasi penyimpanan server atau data center sejumlah perusahaan teknologi di Indonesia, termasuk data center yang dikelola Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII).

Ketua Bidang Koordinator IIX dan Data Center APJII, Syarif Lumintarjo mengatakan bahwa server dan data center yang berada di bawah naungan APJII, yang berada di Gedung Cyber 1 memang mengalami gangguan.

Namun, hal itu bukan disebabkan karena server terbakar, melainkan pasokan listrik ke data center memang sengaja dimatikan.

"Kami putuskan untuk mematikan semua listrik (di ruangan data center) pada pukul 14.50 WIB," ujar Syarif kepada KompasTekno dalam konferensi pers virtual, Jumat (3/12/2021).

Menurut Syarif, hal itu dilakukan supaya perangkat yang berada di dalam ruangan data center tidak rusak karena masalah overheat.

Ketua Bidang Koordinator IIX dan Data Center APJII, Syarif Lumintarjo dalam sebuah konferensi pers virtual, Jumat (3/12/2021).KOMPAS.com/BILL CLINTEN Ketua Bidang Koordinator IIX dan Data Center APJII, Syarif Lumintarjo dalam sebuah konferensi pers virtual, Jumat (3/12/2021).

Listrik sempat menyala ketika kebakaran

Sebelum dimatikan, Syarif sendiri mengatakan bahwa berbagai perangkat yang berada di ruangan data center masih menyala ketika kebakaran terjadi sekitar pukul 12.30 WIB, Kamis.

Namun, asap dari kebakaran, yang disebut sudah sangat pekat, ternyata masuk ke dalam ruangan data center dari pendingin ruangan (air conditioner/AC) yang ada di dalam ruangan.

Karena tidak ingin banyak asap yang masuk, Syarif mengatakan pihaknya memutuskan untuk mematikan AC di dalam ruangan, dengan kondisi perangkat yang di dalamnya masih menyala.

"Kami tidak ingin asapnya masuk ke ruang data center, dan kemudian masuk kembali ke AC," tutur Syarif.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.