Kompas.com - 22/06/2022, 11:30 WIB

KOMPAS.com - Android merupakan sistem operasi (OS) yang bersifat terbuka atau open source. Dengan begitu, setiap pengembang dapat memodifikasi sistem operasi tersebut agar lebih personal atau lebih memenuhi kebutuhan setiap perusahaan yang berbeda-beda.

Salah satu fitur yang dapat dimodifikasi dari Android yaitu antarmuka (user interface/UI). Pengguna smartphone Android mungkin sudah mengetahui atau terbiasa dengan perbedaan antarmuka yang ditawarkan setiap vendor ponsel.

Meski memungkinkan setiap vendor ponsel untuk memodifikasi antarmuka perangkatnya, Google sebagai pemilik Android juga menyediakan template UI yang disebut Android Stock, bagi setiap perusahaan yang menggunakan lisensi Android.

Baca juga: Melihat One UI, Antarmuka Masa Depan untuk Ponsel Samsung

Lantas mengapa hampir setiap vendor ponsel Android membuat UI sendiri?

1. Jadi pembeda dari vendor lain

Membuat perbedaan atau ciri khas, menjadi alasan utama bagi vendor smartphone untuk memiliki antarmuka yang dimodifikasi sendiri. Aspek ini terbilang penting karena bisa menjadi kelebihan tersendiri di samping persaingan dari aspek hardware saja.

Aspek hardware seperti kamera, kualitas, layar dan desain, memang menjadi komponen utama perangkat. Namun hal ini perlu dilengkapi dengan UI yang menarik guna menawarkan pengalaman yang nyaman bagi pengguna.

Oleh karena itu, berbagai vendor ponsel mengidentifikasi fitur yang ditawarkan OS bawaan, kemudian melengkapinya dengan memodifikasi antarmuka ponsel.

Dalam praktiknya, modifikasi UI juga membutuhkan sumber daya teknik tambahan di luar teknisi hardware. Jadi, vendor ponsel yang membuat UI sendiri, bisa dikatakan serius mengembangkan perangkatnya dan menawarkan pengalaman antarmuka yang nyaman bagi pengguna.

Baca juga: 5 Fitur Unik di Ponsel Oppo yang Hanya Ada di ColorOS 12

2. Cara mempertahankan pengguna

Setiap vendor ponsel yang membuat dan menjual produknya, memiliki tujuan agar pelanggan atau pengguna membeli produknya lagi di waktu mendatang.

Dirangkum KompasTekno dari Ubergizmo, Selasa (21/6/2022), pengguna biasanya sudah nyaman memakai antarmuka yang familiar dan kurang suka mempelajari antarmuka baru.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Sumber Ubergizmo
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.