Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pura-pura Hamil, Wanita Selundupkan 200 Prosesor Intel dan iPhone

Kompas.com - 08/12/2022, 09:00 WIB

KOMPAS.com - Seorang wanita mengelabui petugas bea cukai dengan menyatakan dirinya sedang hamil. Padahal, wanita tersebut berupaya menyelundupkan ratusan prosesor Intel dan iPhone dengan mengikatnya di perut, dibalut alat prostetik.

Insiden ini terjadi di China. Wanita itu ketahuan berbohong saat melewati pemeriksaan bea cukai di pelabuhan Gongpei di Zhuhai, China.

Awalnya, wanita itu masuk dari Makau pada 25 November. Namun saat melewati pemeriksaan, petugas bea cukai mencurigai postur tubuhnya yang dinilai tak normal.

Ketika ditanya, wanita itu berkata dirinya sedang hamil sekitar 5-6 bulan. Namun petugas tak begitu saja percaya karena menurutnya perut wanita itu terlalu besar untuk usia kehamilan tersebut.

Baca juga: Selundupkan 100 iPhone, Badan Wanita Ini Jadi Tidak Proporsional

Dalam skenario normal, agak kurang etis memang untuk mengamati penampilan wanita hamil. Namun ketika petugas bea cukai memakai mesin inspeksi, wanita itu ketahuan tidak benar-benar sedang hamil.

Ia justru menggunakan alat prostetik di tubuhnya, yaitu alat yang menyerupai anggota tubuh.

Dalam kasus ini, wanita itu memakai alat prostetik perut berbahan silikon untuk membalut dan menyembunyikan 202 prosesor Intel serta sembilan iPhone. Karena aksi ilegalnya ini, wanita itu lantas ditahan oleh petugas terkait.

Praktik penyelundupan akibat kelangkaan chip

Upaya penyelundupan komponen seperti chip atau prosesor bukan kali pertama terjadi di China. Tahun lalu praktik yang sama juga terjadi di negeri Tirai Bambu tersebut, melibatkan tiga pengemudi truk.

256 CPU Intel senilai 800.000 yuan atau setara Rp 1,7 miliar disembunyikan di betis dan beberapa anggota tubuh lain ketiga pengemudi truk itu. Namun aksi ini ketahuan ketika mereka melalui pemeriksaan petugas bea cukai.

Baca juga: Ratusan GPU Nvidia Selundupan Diamankan dari Kapal Nelayan

Praktik penyelundupan sendiri kabarnya cukup meningkat sejak pandemi, khususnya untuk produk semikonduktor semacam prosesor. Pasalnya, komponen tersebut menjadi langka selama pandemi.

Meski situasinya sudah mulai mereda, di China masih cukup terkendala karena sanksi dari pemerintah Amerika Serikat (AS) yang membatasi akses China ke produk semikonduktor, dilansir KompasTekno dari The Register, Kamis (8/12/2022).

Menurut Bloomberg, pasar gelap semikonduktor China melibatkan ratusan pengecer yang menjual chip bekas atau chip lawas dengan harga jauh lebih mahal hingga 500 kali lipat dari harga aslinya.

Sementara itu iPhone yang diselundupkan ke China terjadi karena pajak impor menjadi lebih tinggi, sehingga harga iPhone di China lebih mahal dibanding Hong Kong dan wilayah sekitar lainnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Mudah Membuat Password Laptop Windows 11, Windows 10, dan Windows 7

Cara Mudah Membuat Password Laptop Windows 11, Windows 10, dan Windows 7

Gadget
Arti Emoji Mata Melihat ke Atas, Bingung atau Kesal?

Arti Emoji Mata Melihat ke Atas, Bingung atau Kesal?

Internet
Ukuran Kolom Microsoft Excel Bisa Disamakan dengan Mudah lewat Cara ini

Ukuran Kolom Microsoft Excel Bisa Disamakan dengan Mudah lewat Cara ini

Software
iPhone Bisa Cek Status Penerbangan Pesawat via iMessage, Begini Caranya

iPhone Bisa Cek Status Penerbangan Pesawat via iMessage, Begini Caranya

Software
Baterai HP Tidak Mengisi saat Dicas? Ini 5 Cara Mengatasinya

Baterai HP Tidak Mengisi saat Dicas? Ini 5 Cara Mengatasinya

Hardware
Mriya Hancur, Satelit Dikirim Pakai Beluga

Mriya Hancur, Satelit Dikirim Pakai Beluga

e-Business
Cara Menyembunyikan Nomor HP di GetContact agar Tidak Bisa Dicari

Cara Menyembunyikan Nomor HP di GetContact agar Tidak Bisa Dicari

Software
Cara Langganan Amazon Prime Video dan Daftar Harga Paketnya

Cara Langganan Amazon Prime Video dan Daftar Harga Paketnya

e-Business
Kenapa Jaringan Indosat Lemot padahal Kuota Internet Masih Banyak? Ini 4 Cara Mengatasinya

Kenapa Jaringan Indosat Lemot padahal Kuota Internet Masih Banyak? Ini 4 Cara Mengatasinya

Internet
Kode Verifikasi WhatsApp Tidak Muncul di SMS? Ini 5 Penyebabnya

Kode Verifikasi WhatsApp Tidak Muncul di SMS? Ini 5 Penyebabnya

Software
Waspada Penipuan Baru WhatsApp, Dapat Uang dari Like YouTube

Waspada Penipuan Baru WhatsApp, Dapat Uang dari Like YouTube

Internet
2 Cara Membuka HP Xiaomi yang Lupa Kata Sandi atau Pola

2 Cara Membuka HP Xiaomi yang Lupa Kata Sandi atau Pola

Hardware
Ini 4 Penyebab dan Cara Mengatasi Layar HP Gerak Sendiri atau “Ghost Touch”

Ini 4 Penyebab dan Cara Mengatasi Layar HP Gerak Sendiri atau “Ghost Touch”

Hardware
Sony DualSense Edge Wireless Controller untuk PS5 Meluncur, Ini Harganya di Indonesia

Sony DualSense Edge Wireless Controller untuk PS5 Meluncur, Ini Harganya di Indonesia

Hardware
Waspada Penipuan Modus Undangan Pernikahan di WhatsApp, Bisa Curi OTP dan Kuras Rekening Korban

Waspada Penipuan Modus Undangan Pernikahan di WhatsApp, Bisa Curi OTP dan Kuras Rekening Korban

Internet
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.