Cegah Penipuan SIM Swap yang Dialami Ilham Bintang, Operator Diminta Terapkan PIN

Kompas.com - 03/11/2020, 14:12 WIB
Ilustrasi kartu SIM Ilustrasi kartu SIM

KOMPAS.com - Sekitar awal tahun ini, publik dihebohkan dengan pencurian kartu SIM Indosat Ooredoo milik seorang wartawan senior, Ilham Bintang.

Tidak hanya mencuri kartu SIM, pelaku juga memanfaatkan kartu SIM tersebut untuk mengakses rekening bank milik Ilham, dan mentrasfernya ke hampir 100 rekening hanya dalam waktu sekitar tiga jam.

Metode pencurian kartu SIM semacam ini bisa disebut sebagai SIM Swap. Seperti namanya, SIM Swap adalah metode pencurian data dengan cara mengambil alih kartu SIM korban dan memindahkannya ke kartu SIM baru yang ada di tangan pelaku.

Baca juga: Cegah Kasus Ilham Bintang Terulang, Registrasi SIM Card Bakal Pakai Biometrik

Pakar keamanan siber dari Vaksin.com, Alfons Tanujaya mengatakan bahwa ada satu cara ampuh yang bisa dilakukan operator seluler agar kejadian semacam ini tidak terulang.

"Ada satu tips yang kemungkinan sangat efektif mencegah SIM Swap, yaitu operator bisa menerapkan sistem PIN setiap kali konsumen mengganti kartu SIM," tutur Alfons ketika dihubungi KompasTekno, Selasa (3/11/2020).

Alfons mengklaim, sistem seperti ini cukup aman untuk melindungi pengguna dari kejahatan SIM swap.

Sebab, seluruh pemilik kartu SIM sejatinya wajib memasukkan nomor PIN rahasia, apabila terdeteksi melakukan penggantian kartu SIM, atau bahkan memindahkan kartu SIM ke perangkat lain.

Jika dibayangkan, mekanisme semacam ini serupa dengan salah satu fitur keamanan WhatsApp, yang mengharuskan penggunanya memasukkan PIN sebelum bisa menggunakan aplikasi tersebut.

Baca juga: SIM Card Ilham Bintang Dicuri dan Rekening Dibobol, Ini Respons Indosat

Alfons melanjutkan, apabila pengguna lupa nomor PIN mereka, maka operator seluler lantas bisa membantu untuk memverifikasi pengguna dengan beragam data valid yang terdaftar di database mereka.

"Jika pemiliknya lupa PIN, (operator seluler) bisa melakukan verifikasi data asli Kartu Keluarga, NPWP, atau data lain yang bisa memastikan keabsahan data pemilik kartu SIM," ujar Alfons. 

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X