Belanja Aplikasi Tembus Rp 942 Triliun, Pengguna Android atau iOS yang Paling Royal?

Kompas.com - 30/06/2021, 07:03 WIB
Ilustrasi aplikasi Instagram, YouTube, Netflix, Twitter, WhatsApp, Telegram di Android. KOMPAS.com/ Galuh Putri RiyantoIlustrasi aplikasi Instagram, YouTube, Netflix, Twitter, WhatsApp, Telegram di Android.

KOMPAS.com - Pengguna smartphone global makin getol berbelanja di aplikasi mobile. Setidaknya begitulah menurut laporan preliminary dari firma riset Sensor Tower.

Sensor Tower mencatat, angka spending pengguna di aplikasi mobile naik hingga mencapai 64,9 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 942,5 Triliun, pada paruh pertama 2021 ini.

Jumlah tersebut merupakan gabungan pembelian aplikasi, berlangganan, dan aplikasi premium dari pengguna gadget di toko aplikasi App Store maupun Google Play Store.

Angka spending itu naik 24,8 persen bila dibandingkan belanja aplikasi pengguna pada periode yang sama tahun 2020 lalu, yang tercatat sebesar 52 miliar dollar (sekitar Rp 754,9 triliun).

Bila dijabarkan, pengguna smartphone tercatat lebih banyak melakukan belanja aplikasi di toko aplikasi iOS Apple App Store pada paruh pertama 2021 ini, yakni dengan total belanja 41,5 miliar dollar AS (kira-kira Rp 602,3 triliun).

Baca juga: Setengah dari Penduduk Dunia Kini Punya Smartphone

Secara tahun ke tahun (YoY), angka spending di App Store itu naik 22,1 persen. Pada periode yang sama tahun 2020, belanja konsumen hanya tercatat di angka 34 miliar dollar AS (sekitar Rp 493,5 triliun).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sedangkan, belanja konsumen di toko aplikasi Android Google Play Store tercatat lebih kecil dibandingkan di App Store, yakni sebesar 23,4 miliar dollar AS (sekitar Rp 339,6 triliun), pada paruh pertama 2021.

Meski lebih kecil, ternyata pertumbuhan belanja konsumen di Google Play Store secara YoY lebih tinggi dibandingkan dengan App Store, yakni hingga 30 persen.

Pada periode yang sama tahun 2020, belanja konsumen hanya tercatat di angkat 18 miliar dollar AS (kira-kira Rp 261,2 triliun).

Selama paruh pertama tahun 2021, belanja aplikasi meningkat 24,8 persen (grafik kanan), bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2020 (grafik kiri).Sensor Tower Selama paruh pertama tahun 2021, belanja aplikasi meningkat 24,8 persen (grafik kanan), bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2020 (grafik kiri).

Secara keseluruhan, belanja konsumen selama paruh pertama 2021 ini didorong oleh aplikasi olahraga, keuangan, bisnis, buku, dan hiburan.

Halaman:


Sumber TechCrunch
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.