Perkenalkan Matagi Snipers, Tim E-sports Lansia Asal Jepang

Kompas.com - 30/09/2021, 16:06 WIB
Salah satu anggota personel tim e-sports Matagi Snipers tampak sedang serius memainkan game online dengan genre first-person shooter (FPS). KotakuSalah satu anggota personel tim e-sports Matagi Snipers tampak sedang serius memainkan game online dengan genre first-person shooter (FPS).

KOMPAS.com - Video game dan e-sports biasanya identik dengan anak muda. Namun, orang yang lebih tua pun bisa ikut serta mengadu keahlian mereka dalam bermain game kompetitif.

Misalnya seperti Matagi Snipers, sebuah tim e-sports yang berbasis di kota Akita, Jepang. Berbeda dari tim e-sports pada umumnya, Matagi Snipers beranggotakan delapan personel yang seluruhnya tergolong lansia.

Kedelapan anggota Matagi Snipers telah menginjak usia lanjut, yakni berkisar antara 66 hingga 73 tahun. Mereka terpilih dari sesi audisi yang diikuti oleh 21 partisipan.

Para peserta ini dipilih berdasarkan kemampuan dan bakat mereka dalam bermain video game, meski bukan tergolong sebagai gamer.

Baca juga: Ekshibisi E-sports PON XX Papua 2021 Selesai, Ini Daftar Peraih Medalinya

Bahkan salah satu anggota tim, yakni Eba, seorang nenek berusia 67 tahun, mengaku bahwa ia belum pernah menjajal game hingga bergabung ke Matagi Snipers.

"Sebelum sekarang, saya tidak pernah memainkan video game sama sekali," ungkap Eda sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Kotaku, Rabu (29/9/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah resmi bergabung dengan Matagi Snipers, Eba mengatakan bahwa ia merasakan dampak positif saat bermain video game.

Menurut Eba, kegiatan dapat membantunya mencegah gangguan kognitif. Sebab dalam bermain video game, pemain dituntut untuk menggerakkan mata dan tangan secara bersamaan.

Selain dari segi fisik, menurut Eda bermain game dapat membantu kemampuan berpikirnya tetap tajam, karena harus terus memikirkan strategi yang akan dilakukan di sepanjang permainan.

Tim Matagi Snipers diketahui kerap melakukan latihan rutin. Namun karena keterbatasan usia, frekuensinya tak sesering tim e-sports lain yang beranggotakan anak muda, yakni hanya dilakukan selama tiga kali dalam satu pekan.

Baca juga: Ini Dia Gym Khusus E-sports, Tempat Gamer Amatir Dilatih Pemain Profesional

Matagi Snipers berencana untuk memulai debutnya di platform Twitch dan YouTube mulai Oktober 2021 mendatang. Mereka ingin berkompetisi di turnamen dan menang. Seperti namanya, tim ini berfokus untuk memainkan game dengan genre First-Person Shooter (FPS).

Matagi Snipers merupakan tim e-sports lansia pertama yang dibentuk di Jepang. Namun, tim-e-sports dengan konsep serupa sebenarnya sudah terlebih dahulu diterapkan di belahan dunia lain.

Di Swedia, tim e-sports Silver Snipers yang beranggotakan personel berusia di atas 60 tahun pertama kali dibentuk pada tahun 2017. Tim tersebut diketahui memiliki fokus untuk bertanding pada game Counter-Strike: Global Offensive (CS: GO).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Kotaku
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.