Kompas.com - 26/10/2021, 12:30 WIB
Media sosial dihebohkan dengan adanya forum gosip underground yang disebut sarat ujaran kebencian, perundungan, maupun komentar jahat yang brutal. ShutterstockMedia sosial dihebohkan dengan adanya forum gosip underground yang disebut sarat ujaran kebencian, perundungan, maupun komentar jahat yang brutal.

KOMPAS.com - Situs resmi Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) diretas beberapa waktu lalu. Hacker dari Brasil diduga menjadi dalang di balik aksi ini. 

 

Pelaku melakukan serangan deface yang menyasar situs www.pusmanas.bssn.go.id. Hingga saat ini, situs tersebut masih belum bisa diakses.

"Sampai saat ini, indikasinya dari Brasil," kata juru bicara BSSN Anton Setiawan kepada Kompas.com, Senin (25/10/2021).

Namun, sampai saat ini BSSN masih tetap melakukan penelisiran untuk memastikan dalang sebenarnya di balik serangan deface yang menyasar situs resmi BSSN. Lantas, apa itu serangan deface?

Apa itu serangan deface website?

Deface menjadi salah satu teknik peretasan yang cukup sering dilakukan hacker. Secara sederhana, dengan menggunakan teknik deface, peretas mengubah tampilan halaman web yang menjadi sasaran.

Perubahan tersebut bermacam-macam, bisa menambah konten, menghapus konten, atau memodifikasi konten yang ada.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Misalnya, peretas mengubah font website, memunculkan iklan yang mengganggu, bahkan peretas juga dapat mengubah tampilan keseluruhan web sasaran.

Baca juga: Jaringan 10 Kementerian dan Lembaga Negara Indonesia Diduga Diretas Hacker China

Menurut halaman CIS Security, aksi serangan dengan teknik ini umumnya dilakukan hacktivist atau peretas yang ingin menyuarakan hal tertentu.

Para hacktivist ini mengubah tampilan website dan informasi situs web dengan menyematkan isi pesan dari hacker.

Hal itu juga terjadi di kasus deface website BSSN. Dalam sebuah tangkapan layar yang diunggah akun Twitter dengan handle @son1x777 pada 20 Oktober 2021, dikatakan bahwa aksi ini dilakukan untuk membalas aksi peretasan website negara Brasil yang diduga berasal dari Indonesia.

Situs web Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) diduga diretas. TWITTER/ @son1x777 Situs web Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) diduga diretas.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.